Hubungan Pola Konsumsi Jajanan dan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas Pada Remaja di SMP N 1 Kuta
DOI:
https://doi.org/10.33992/jig.v13i2.2781Keywords:
obesity, snack consumption pattern, physical activityAbstract
Obesity is one of the nutritional problems caused by the accumulation of fat in the body and the consumption of food that exceeds the needs. Consumption of various types of snacks containing high sugar and high fat and lack of physical activity affect the incidence of obesity. The purpose of this study was to determine the relationship between snacks consumption patterns and physical activity with obesity in adolescents at SMPN 1 Kuta. This type of research is observational with a cross sectional design conducted in December 2022 which amounted to 90 people by simple random sampling. Data on snacks consumption patterns were collected through interviews with the SQ-FFQ form. Physical activity data using the PAQ-C questionnaire. Data analysis in the form of the relationship between snack consumption patterns and physical activity with obesity using the Pearson correlation test. There is a relationship between the type of snack consumption and obesity (p=0.000). There is a relationship between frequency of snack consumption and obesity (p=0.004). There is a relationship between energy snacks with obesity (p=0.000) and there is a relationship between physical activity with obesity (p=0.000). It is recommended that schools and parents pay more attention to the selection of snacks consumed and conduct regular monitoring of nutritional status in school adolescents.
References
Abarca, R. M. (2021). Aktivitas Fisik Pada Hipertensi. Phsical Activity Journal of Hypertension, 2013–2015.
Basuki, K. (2019). Definisi Aktivitas Fisik Aktivitas. ISSN 2502-3632 (Online) ISSN 2356-0304 (Paper) Jurnal Online Internasional & Nasional Vol. 7 No.1, Januari – Juni 2019 Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, 53(9), 26. www.journal.uta45jakarta.ac.id
Dewita, E. (2021). Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja Di Sma Negeri 2 Tambang. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(1), 7–14. https://doi.org/10.31004/jkt.v2i1.1554
Maria. (2021). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Obesitas Pada Anak Sekolah. 8–43.
Fadillah, N. (2018). Hubungan Frekuensi Konsumsi Jajanan Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Siswa MI Negeri Boyolali.
Fathin, F. A. (2018). Hubungan Kontribusi Energi Sarapan Dan Makanan Jajanan Dengan Status Gizi Pada Remaja Putri Di SMK N 1 Sukoharjo.
Karmila, K., & Fayasari, A. (2019). Kecukupan Asupan, Kontribusi Selingan dan Obesitas pada Siswa SMP Di Jakarta Timur. Binawan Student Journal, 1(1), 50–57. http://journal.binawan.ac.id/index.php/bsj/article/view/51
Mulyani, N. S. (2020). Faktor Penyebab Obesitas Pada Remaja Putri Di Aceh Besar. Jurnal Riset Gizi, 8(1), 44–47. https://doi.org/10.31983/jrg.v8i1.5472
Nisak, A. J. (2018). Resiko Overweight / Obesitas Pada Anak ( Studi di SD Negeri Ploso I-172 Pola Konsumsi Makanan Jajanan Di Sekolah Dapat Meningkatkan Resiko Overweight / Obesitas Pada Anak. January. https://doi.org/10.20473/jbe.v5i3.2017
Lonto, J. S. (2019). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perilaku Jajan Anak Usia Sekolah (9-12 Tahun) Di Sd Gmim Sendangan Sonder. Jurnal Keperawatan, 7(1), 1–7
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).