Hubungan Kepatuhan Diet Dm Dengan Sisa Makanan Dan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Ruang Rawat Inap RSUD Sanjiwani Gianyar
DOI:
https://doi.org/10.33992/jig.v8i1.373Abstract
Keywords: Diet Obedience; Food Waste; Blood Glucose Level; Diabetes Mellitus
References
Endang, 2006. Evaluasi Tatalaksana Terapi Diet Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Ruang Inap Badan RSUD. Dr.M.Ashari Pemalang. Jurnal Gizi Kliniik Indonesia
Depkes RI. 2008 . Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. Jakarta: DepkesRI
Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), 2011. Konsensus Pengendalian dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe2 di Indonesia 2011. Jakarta
Soegondo, S. 2007. Diagnosis dan klasifikasi Diabetes Melitus terkini. Dalam Penatalaksanaan Diabetes Mellitus terpadu. Jakarta: Balai Penerbit FKUI
Anani, S., Udiyono, A., Ginanjar, P., 2012. Hubungan antara Perilaku Pengendalian Diabetes dan Kadar Gula Darah Pasien Rawat Jalan Diabetes Melitus (Studi Kasus di RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon). Jurnal Kesehatan Masyarakat. 1:466-478
Almatsier, Sunita 2012. Penuntun Diet edisi baru. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Pangemanan D, Mayulu N. (2014) Analisis Faktor Resiko Penyebab Terjadinya Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Wanita Usia Produktif Dipuskesmas Wawonasa. Jurnal e-Biomedik
Tjokroprawiro, A. 2012. Garis Besar Pola Makan dan Pola Hidup Sebagai Pendukung Terapi Diabetes Melitus. Surabaya: Fakultas Kedokteran Unair
Zakiyah, L., Saimy I & Maimunah A. H. (2005) Plate Waste Among Hospital in Patients. Malaysian J Public Health Med Vol. 5 (2): 19-24.
Febriani, Reni. 2014. Hubungan Kepatuhan Diet DM dengan Kadar Glukosa di Ruang Rawat Inap RSUD Sukoharjodi rawat inap RSUD Sukoharjo. Jurnal Gizi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).