COMPLIANCE CONSUMPTION OF IRON TABLET SUPPLEMENT, CONSUMPTION OF ENHANCER AND INHIBITOR FOOD IRON SUBSTANCES BASED ON ANEMIA STATUS IN YOUNG WOMEN
DOI:
https://doi.org/10.33992/jig.v9i4.840Abstract
Anemia is a condition when hemoglobin in the blood is lower than normal. Based on the results of Riskesdas (2013), the prevalence of anemia in young women is still high. Efforts made to prevent anemia are by giving iron tablet supplements and regulating iron consumption and iron absorption inhibitors agents if consumed less than 2 hours before or after taking iron tablet supplements. The purpose of this study was to discuss the compliance of consume of iron tablet supplements, food enhancers and iron inhibitors and anemia status in young women. This research was observational and cross-sectional study with 57 samples conducted at SMP Negeri 2 Kerambitan in February until June. The collected data was processed based on each category and was presented in the form of distribution tables and cross tables, then analyzed descriptively. The results of this study found 18 samples (31.6%) had anemia and 27 samples who did not comply with iron tablet supplements. Of the 18 anemia samples, 12 samples did not comply with iron tablet supplements. Food iron enhancers that are often consumed are chicken meat while iron inhibitor foods that were often consumed are milk. Of the 18 samples there were anemia as many as 13 samples who often consumed chicken and 7 samples often consumed milk.
Â
References
Briawan, D. 2013. Anemia: Masalah Gizi pada Remaja Wanita. Jakarta: EGC.
Kemenkes R.I. 2014. Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kemenkes R.I. 2016. Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS) . Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat.
Atmarita, dan Fallah, T. 2004. Analisis Situasi Gizi dan Kesehatan Masyarakat .Tersedia pada :http://www.sim.smpn1lamongan.sch.id/assets/uploads/files/elibrary/e0eaa-Analisis-Situasi-Gizi-dan-Kesehatan-Masyarakat.pdf. (diakses pada tanggal 4 Januari 2019).
Kemenkes R.I. 2019. Riset Kesehatan Dasar 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kemenkes R.I. 2018. Buku Saku Pemantauan Status Gizi Tahun 2017. Jakarta: Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.
Amir, Safrullah. 2017. Analisis Konsumsi Zat Besi, Enhancer Zat Besi dan Inhibitor Zat Besi pada Ibu Hamil Berdasarkan Studi Diet Total (SDT) tahun 2014 di Indonesia. Tersedia pada :https://www.academia.edu/36502360/Analisis_Konsumsi_Zat_Besi_Enhancer_Zat_Besi_dan_Inhibitor_Zat_Besi_pada_Ibu_Hamil_Berdasarkan_Data_Studi_Diet_Total_SDT_Tahun_2014_di_Indonesia. (diakses pada 10 Januari 2019).
Arisman. 2009. Gizi dalam Daur Kehidupan: Buku Ajar Ilmu Gizi Edisi 2 . Jakarta: EGC.
Proverawati, A. 2009. Menarch: Menstruasi Pertama Penuh Makna. Yogyakarta: Nuha Medika.
Wulandari, S. 2012. Efektivitas Konsumsi Tablet Fe Selama Menstruasi Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Mahasiswa D-III Kebidanan Universitas Pasir Pengaraian . Jurnal Maretnity dan Neonatal.
Nuradhiani, A., Briawan, D., dan Dwiriani, C. 2017. Dukungan Guru Meningkatkan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri di Kota Bogor. Jurnal Gizi Pangan. Tersedia pada :http://journal.ipb.ac.id/index.php/jgizipangan/article/viewFile/20350/14055. Bogor: Institus Pertanian Bogor. (diakses pada tanggal 4 Januari 2019).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).