Hubungan Stress Kerja dan Konsumsi Makanan dengan Status Gizi Pegawai di Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar
DOI:
https://doi.org/10.33992/jig.v14i2.3506Keywords:
Work stress, Fodd Consumption, Nutritional StatusAbstract
Based on Riskesdas Bali based on occupational groups, data from Riskesdas in 2018, people in the employee profession experienced an increase in nutritional problems compared to 2013. The number of overweight people increased from 13.7% (2013) to 20.0% (2018), as well as with obesity increasing from 17.1% (2013) to 33.7% (2018). The World Health Organization (WHO) predicts that work stress will become a major threat to human health by 2020. The aim of this research is to determine the relationship between work stress and food consumption and the nutritional status of employees at Bhayangkara Hospital, Denpasar. The type of research used was Descriptive Analytical with a Cross Sectional survey method, with a sample size of 61 people, using the Chi-Square test. A total of 31 samples (50.8%) had normal nutritional status, with light work stress levels in 59 samples (96.7%). Most of the samples had energy consumption in the deficit category, 48 samples (78.7%), protein consumption in the adequate category, 26 samples (42.6%), fat consumption in the adequate category, 25 samples (41.0%) and carbohydrate consumption in the adequate category. deficit 57 samples (93.5%). There is no significant relationship between energy, protein, fat and carbohydrate consumption and work stress, shown by p > 0.05. There was no significant relationship between energy, protein, fat and carbohydrate consumption and nutritional status, as shown by p > 0.05.
References
Samri, P., Hardi, I., & Haeruddin. (2023). Faktor Yang Berhubungan Dengan Stress Kerja Pekerja Bagian Produksi Di Pt. Industri Kapal Indonesia Makassar. 4(3).
Kumayas, M., Tualeka, A. R., & Karujan, E. (2023). Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Perawat Igd Lantai I Rsup Prof. Dr. Kandou Manado. Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 14(2), 393–395.
Wardhana, A. (2021). Perilaku Organisasi, Bandung: Cv. Media Sains Indonesia
Hill, Deborah, Mark Conner, Faye Clancy, Rachael Moss, Sarah Wilding, Matt Bristow & Daryl B. O’connor 2021. “Stress And Eating Behaviours In Healthy Adults: A Systematic Review And Meta-Analysisâ€. Health Psychology Reviewealth Psychology Review, 16:2, 280-304,
Fitriana, V. D., Dardjito, E., & Putri, W. A. K. (2022). Hubungan Tingkat Stres Dengan Asupan Zat Gizi Makro Dan Pola Konsumsi Makanan Pada Mahasiswi Tingkat Akhir. Journal Of Nutrition College, 11(3), 204–210. Https://Doi.Org/10.14710/Jnc.V11i3.32235
Ayuningtyas, C. E., Rahmadewi, Y. M., Umaniyah, I., & Yulianti, E. D. (2021). “Analisis Faktor Pemilihan Makanan Pada Dosen Dan Karyawan Universitas Ahmad Dahlan Pada Era Adaptasi Baruâ€. Jurnal Dunia Gizi, 4(2), 68–75.
Sumarna, U., Sumarni, N., & Rosidin, U. (2018). Bahaya Kerja Serta Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya.
Nirwana Lazuardi Sary, Siti Rahmawati, Yusni, Husnah, S. (2021). Hubungan Kebiasaan Konsumsi Makanan Dengan Status Gizi Pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Barat Nirwana Lazuardi Sary, Siti Rahmawati, Yusni, Husnah, Saminan. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 21(1), 21–28. Https://Doi.Org/10.24815/Jks.V21i1.19436
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Jakarta: Balitbang, Kemenkes Ri.
Aprilianti, L., Negoro, D. A., Meria, L., & Sofyan, J. F. (2023). Pengaruh Stres Kerja dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Mediasi Variabel Kepuasan Kerja. Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 3(4), 762-770.
Tedi, N., Arifin, S., & Gustini, F. (2021). Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja Perawat Di Instalasi Rawat Inap PMN RS Mata Cicendo. Jurnal Health Sains, 2(10), 1336-1344.
Sari, R. P., & Agustin, K. (2023). “Analisis Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Penyakit Infeksi Pada Anak Balita Di Posyandu Wilayah Puskesmas Colomadu Iâ€. Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 14(1), 171–178.
Bin Syeh Abubakar, M. (2021). Hubungan Pola Konsumsi, Asupan Gizi, Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Pegawai Dinas Perkim Pada Saat Pandemi Covid 19.
Dewi, N., & Istianah, I. (2018). The Relationship Between Macro Nutrition And Physical Activities With Nutrition Status In Employee Offices Of The Directorate Poltekkes Kemenkes Jakarta Ii. Sanitas : Jurnal Teknologi Dan Seni Kesehatan, 9(2), 143–151. Https://Doi.Org/10.36525/Sanitas.2018.16
Sukianto, R. E., Marjan, A. Q., Fauziyah, A., Studi, P., Gizi, I., & Kesehatan, F. I. (2020). “Hubungan Tingkat Stres, Emotional Eating, Aktivitas Fisik, Dan Persen Lemak Tubuh Dengan Status Gizi Pegawai Universitas Pembangunan Nasional Jakartaâ€. Ilmu Gizi Indonesia, 03(02), 113–122
Madaliana, N. A., Rahfiludin, M. Z., & Aruben, R. (2018). Hubungan Asupan Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Indeks Massa Tubuh Menurut Umur (Imt/U) Pada Anak Jalanan (Studi Kasus Rumah Pintar Bang Jo Pkbi Jawa Tengah Di Kawasan Pasar Johar Kota Semarang Tahun 2018). Jurnal Kesehatan Masyarakat (Ejournal), 6(2), 49–57
Vanchapo, A. R. (2020). Beban Kerja Dan Stres Kerja (Antonius Rino Vanchapo(ed.)). Penerbit Qiara Media.
Sitepu, J. M., & Nasution, M. (2017). Pengaruh Konsep Diri Terhadap Coping Stress Pada Mahasiswa Fai Umsu.
Hasmawati, Husman, F.U. (2021) ‘Hubungan Stres Dengan Pola Konsumsi Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Di Universitas Muhammadiyah Parepare’, Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Suprayitno, E. & Titik Dwi Sulistiyati. 2017. Metabolisme Protein. Malang: Ub Pres
Widiantini, W., & Tafal, Z. (2014). Aktivitas fisik, stres, dan obesitas pada pegawai negeri sipil. Kesmas, 8(7), 330-336.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).