Hubungan Asupan Energi, Protein, dan Adekuasi Hemodialisis dengan Status Gizi Pasien Gagal Ginjal Kronis Hemodialisis Rawat Jalan di RS BaliMéd Denpasar
DOI:
https://doi.org/10.33992/jig.v14i1.3372Keywords:
gagal ginjal kronis, hemodialisis, status gizi, SGA, adekuasi hemodialisis, asupan energi, asupan proteinAbstract
References
Pardede JA, Safitra N, Simanjuntak EY. Konsep Diri Berhubungan Dengan Kejadian Depresi Pada Pasien Yang Menjalani Hemodialisa. J Persatuan Perawat Nasional Indonesia. 2021;5(3):92. doi:10.32419/jppni.v5i3.240
Carrero JJ, Stenvinkel P, Cuppari L, et al. Etiology of the Protein-Energy Wasting Syndrome in Chronic Kidney Disease: A Consensus Statement From the International Society of Renal Nutrition and Metabolism (ISRNM). J Ren Nutr. 2013;23(2):77-90. doi:10.1053/j.jrn.2013.01.001
Joselin. Hubungan Adekuasi Hemodialisis Dengan Status Gizi Pasien Penyakit Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di RS Santa Elisabeth Medan. Published online 2017.
Chan CT, Collins K, Ditschman EP, et al. Overcoming Barriers for Uptake and Continued Use of Home Dialysis: An NKF-KDOQI Conference Report. Am J Kidney Dis. 2020;75(6):926-934. doi:10.1053/j.ajkd.2019.11.007
Solihatin Y, Rahmawati AS, Susilawati. Hubungan Antara Adekuasi Hemodialisis Dengan Kualitas Hidup Pasien Hemodialisis Di Instalasi Hemodialisa RS Jasa Kartini Tasikmalaya. Healthc Nurs J. 2019;1(2).
Kamil I, Agustina R, Wahid A. Gambaran Tingkat Kecemasan Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di RSUD Ulin Banjarmasin. Dinas Kesehatan. 2018;9(2):366-377. https://ojs.dinamikakesehatan.unism.ac.id/index.php/dksm/article/view/350
PERNEFRI. 11th Report Of Indonesian Renal Registry 2018.; 2018. https://www.indonesianrenalregistry.org/data/IRR 2018.pdf
Yani DA, Sarnianto P, Anggriani Y. Faktor-faktor Risiko Pasien Hemodialisis Di RSUD Arjawinangun Dan RSUD Waled Kabupaten Cirebon. Syntax Lit J Ilm Indones. 2020;5(1).
Lilia IH, Supadmi W. Faktor Risiko Gagal Ginjal Kronik Pada Unit Hemodialisis Rumah Sakit Swasta di Yogyakarta. Maj Farmasetika. 2019;4(Suppl 1):60-65. doi:10.24198/mfarmasetika.v4i0.25860
Mahayundhari NPE, Wiardani NK, Cintari L. Hubungan Adekuasi Hemodialisis Dan Status Gizi Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di RSUP Sanglah Denpasar. Jurnal Ilmu Gizi. 2018;7(4):156-164.
Putri DA, Sukron, Tiranda Y. Status Nutrisi Pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisa. Indonesia Academy Health Science Journal. 2020;1(1):8-12.
Maigoda TC, Maisyorah E, Krisnasary A, Ardiansyah S. Energy, Protein, And Potassium Intake With Nutritional Status Among Chronic Renal Failure Patients Undergoing Hemodialysis In Hospital Dr. M.Yunus, Bengkulu, Indonesia. Ann Trop Med Public Heal. 2020;23(8):1292-1300. doi:10.36295/ASRO.2020.23816
Kementerian Kesehatan RI. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Ginjal Kronik. Kementeri Kesehat RI. Published online 2023.
Setiawan I. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Adekuasi Dialisis Pada Pasien Dialisis Di Rumah Sakit Premier Surabaya. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah. Published online 2022. www.aging-us.com
Khaerudin F, Gartika N, Wilandika A. Hubungan Adekuasi Hemodialisis Urea Reduction Rate (URR) Dengan Tingkat Fatigue Pada Pasien End Stage Renal Disease (ESRD). J Keperawatan ’Aisyiyah. 2019;6(2):41-51. doi:10.33867/jka.v6i2.138
Azahra PA. Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Adekuasi Dialisis Pada Pasien Hemodialisis Di Klinik Sahabat Keluarga Jakarta. Published online 2019
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).