Hubungan Tingkat Konsumsi Energi Protein, Pemberian ASI Eksklusif dan BBL Dengan Status Gizi Balita

Authors

  • Anak Agung Istri Agung Ayu Pradnyani Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • I Gusti Agung Ari Widarti Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Desak Putu Sukraniti Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33992/jig.v12i4.2555

Keywords:

konsumsi energi dan protein, status gizi balita

Abstract

Status gizi balita adalah keadaan yang diakibatkan oleh keseimbangan antara asupan zat gizi dari makanan dengan kebutuhan zat gizi yang diperlukan untuk metabolisme tubuh. Setiap individu membutuhkan asupan zat gizi yang berbeda, hal ini tergantung pada usia, jenis kelamin, aktivitas, berat badan, dan lainnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi balita dibagi menjadi faktor langsung dan tidak langsung. Faktor langsung yaitu asupan makanan, pemberian ASI Eksklusif, penyakit infeksi dan berat badan lahir. Faktor tidak langsung yaitu pelayanan kesehatan dan sosial budaya yang mencangkup tingkat pendidikan, pengetahuan, pendapatan, tradisi atau kebiasaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat konsumsi energi dan protein, pemberian ASI Eksklusif dan berat badan lahir dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Klungkung I. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel yaitu 92. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan pengukuran. Data disajikan dengan tabel frekuensi dan tabel silang kemudian data variabel di uji normalitasnya menggunakan uji Shapiro Wilk. Hasil uji analisis Rank Spearman menunjukkan ada hubungan antara tingkat konsumsi energi dengan status gizi balita (p-value = 0,000). Untuk hasil uji analisis tingkat konsumsi protein dengan status gizi balita menunjukkan ada hubungan (p-value = 0,000). Untuk hasil uji analisis pemberian ASI Eksklusif dengan status gizi balita menunjukkan ada hubungan (p-value = 0,025). Untuk hasil uji analisis berat badan lahir dengan status gizi balita menunjukkan ada hubungan (p-value = 0,001).

References

Infodatin Gizi. (2016). InfoDatin Gizi 2016. 283.

Infodatin Situasi Kesehatan Anak Balita. (2015). Infodatin Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI Situasi Kesehatan Anak Balita di Indonesia (p. 8). file:///C:/Users/acer/Downloads/infodatin-anak-balita.pdf

Septiawati, D., Indriani, Y., & Zuraida, R. (2021). Tingkat Konsumsi Energi dan Protein dengan Status Gizi Balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), 598–604. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.660

Suharmanto. (2020). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Status Gizi Balita Relationship of Exclusive Breastfeeding with Nutritional Status of Toddlers. Jk Unila, 4, 1–5.

Fradiilla, R. I. A. (2019). Hubungan Berat Badan Lahir Rendah Dengan Status Gizi Kurang Balita Di Rw 3, 4, Dan 7 Desa Leyangan Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang. Peninggalan Sejarah Sebagai Sumber Belajar Sejarah Dalam Penanaman Nilai-Nila Kebangsaan Pendahuluan Banyuwangi Merupakan Wilayah Yang Memiliki Beberapa Daerah Yang Berpotensi Memiliki Situs Peninggalan Sejarah Yang Sampai Saat Ini Masih Ada Namun Kondisi, 1(1), 41–57. http://www.ghbook.ir/index.php?name=&option=com_dbook&task=readonline&book_id=13650&page=73&chkhashk=ED9C9491B4&Itemid=218&lang=fa&tmpl=component%0Ahttp://www.albayan.ae%0Ahttps://scholar.google.co.id/scholar?hl=en&q=APLIKASI+PENGENA

Profil Kesehatan Indonesia. (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. In Short Textbook of Preventive and Social Medicine. https://doi.org/10.5005/jp/books/11257_5

Dinkes Kab. Klungkung. (2019). Profil Kesehatan Kabupaten Klungkung Tahun 2019. 53(9).

Pritasari; Damayanti, Didit; Tri, N. (2017). Gizi Dalam Daur Kehidupan (1st ed.).http://bppsdmk.kemkes.go.id/pusdiksdmk/wpcontent/uploads/2017/11/Gizi-Dalam-Daur-Kehidupan-Final-Sc.Pdf

Faridi, A dan Sagita R. 2016. Hubungan Pengeluaran, Skor Pola Pangan Harapan (PPH) Keluarga, dan Tingkat Konsumsi Energi-Protein Dengan Status Gizi Balita Usia 2-5 Tahun. ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan). Vol. 1 No. 1

AKG 2019. Angka Kecukupan Gizi 2019. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Faridi, A dan Sagita R. 2016. Hubungan Pengeluaran, Skor Pola Pangan Harapan (PPH) Keluarga, dan Tingkat Konsumsi Energi-Protein Dengan Status Gizi Balita Usia 2-5 Tahun. ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan). Vol. 1 No. 1

Pritasari; Damayanti, Didit; Tri, N. (2017). Gizi Dalam Daur Kehidupan (1st ed.).http://bppsdmk.kemkes.go.id/pusdiksdmk/wpcontent/uploads/2017/11/Gizi-Dalam-Daur-Kehidupan-Final-Sc.Pdf

AKG 2019. Angka Kecukupan Gizi 2019. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Silalahi, T. (2021). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA IBU BAYI 6-12 BULAN DI PUSKESMAS TANJUNG AGUNG KABUPATEN MUARA ENIM. Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(2). https://doi.org/10.32534/jik umc.v10i2.2566

Proverawati, Atikah, et. all. (2010). (BBLR) Berat Badan Lahir Rendah. Yogjakarta : Nuha Medika

Downloads

Published

2023-11-01

How to Cite

Ayu Pradnyani, A. A. I. A., Ari Widarti, I. G. A., & Sukraniti, D. P. (2023). Hubungan Tingkat Konsumsi Energi Protein, Pemberian ASI Eksklusif dan BBL Dengan Status Gizi Balita. Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science, 12(4), 263–273. https://doi.org/10.33992/jig.v12i4.2555

Issue

Section

Research Article

Citation Check

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.