Perbedaan Pengetahuan Remaja Sebelum dan Sesudah Diberikan Pendidikan Seks Pranikah dengan Media Video
DOI:
https://doi.org/10.33992/jik.v9i2.1512Keywords:
Remaja, Pengetahuan, Seks Pranikah, Media VideoAbstract
Remaja akan mengalami tahap kematangan organ seksual serta perspektif psikologis. Permasalah kenakalan remaja yang banyak terjadi adalah seks pranikah yang berisiko terhadap kehamilan dan penularan penyakit menular seksual yang disebabkan kurangnya pengetahuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya perbedaan pengetahuan remaja sebelum dan sesudah diberikan pendidikan seks pranikah dengan video. Metode yang digunakan adalah analitik komparatif dengan rancangan pre- eksperimental pretest-posttest design. Data yang digunakan adalah data primer menggunakan kuesioner. Penelitian  dilakukan di SMA Negeri 2 Amlapura pada bulan Maret sampai April 2021. Sampel penelitian merupakan remaja usia 15-16 tahun yang berjumlah 62 orang dengan menggunakan probability sampling dengan metode simple random sampling. Uji statistik yang digunakan yaitu paired T- Test (α=0,05). Hasil dari penelitian ini pengetahuan sebelum diberikan pendidikan seks pranikah yaitu 64,58 dan setelah diberikan video menjadi 89,61. Hasil uji statistic paired T-Test diperoleh hasil p value 0,00. Hal ini menunjukan p<α yang artinya terdapat perbedaan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan seks dengan media video. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan pengetahuan remaja sebelum dan sesudah diberikan pendidikan seks pranikah dengan media video. Saran dari penelitian ini diharapkan penelitian selanjutnya dapat menggunakan jenis penelitian yang berbeda untuk dapat menggali lebih dalam pengetahuan remaja tentang seks pranikah.
Kata Kunci: Remaja, pengetahuan, seks pranikah, media video
Â
Adolescents will experience a stage of maturity of sexual organs as well as a psychological perspective. The problem of juvenile delinquency that often occurs is premarital sex which is at risk of pregnancy and the transmission of sexually transmitted diseases due to lack of knowledge. The purpose of this study was to determine the differences in adolescent knowledge before and after being given premarital sex education with video. The method used is comparative analytic with pre-experimental pretest-posttest design. The data used is primary data using a questionnaire. The study was conducted at SMA Negeri 2 Amlapura from March to April 2021. The research sample was teenagers aged 15-16 years, totaling 62 people using probability sampling with the simple random sampling method. The statistical test used is the paired T-Test (α = 0.05). The results of this study were knowledge before being given premarital sex education was 64.58 and after being given a video it became 89.61. The results of the statistical paired T-Test obtained the p value of 0.00. This shows p<α which means that there is a difference before and after being given sex education with video media. The conclusion of this study is that there are differences in adolescent knowledge before and after being given premarital sex education with video media. Suggestions from this research are expected that further research can use different types of research to be able to dig deeper into adolescent knowledge about premarital sex.
Keywords:Â Adolescents; Knowledge; Premarital Sex; Video
References
Sugiarto GD. Studi Komparasi Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Di Sma Perdesaan Dan Perkotaan Tentang Hubungan Seksual Usia Dini. Poltekkes Denpasar Repository. 2018. Available at: http://repository.poltekkesdenpasar.ac.id/id/eprint/ 923.
Karniyanti NK, Lestari MD. Peran Kontrol Diri Dan Asertivitas Pada Sikap Terhadap Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Akhir Perempuan Di Bangli. Jurnal Psikologi Udayana. 2018; 5(01), p. 72. doi: 10.24843/jpu.2018.v05.i01.p07.
Rahmawati D, Yuniar N, Ismail C. Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seks Pranikah Mahasiswa Kos-Kosan Di Kelurahan Lalolara Tahun 2016. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Unsyiah. 2017; 2(5), p. 185249
Ngurah Edi Putra IG, Pradnyani PE, Purni Astiti NLE. Factors Related to Sexual Behavior Among Teenager Dating in Denpasar City. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas. 2017; 11(2), p. 75. doi: 10.24893/jkma.11.2.75-83.2017.
Kustandi C, Sujipto B. Media Pembelajaran Manual dan Digital. Bogor: Penerbit Ghaia Indonesia. 2011.
Sulastri, Ridwan M, Syamsar. Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Menggunakan Video dalam Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) terhadap Perubahan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri di SMAN 9 Balikpapan Tahun 2012. Fakultas Kesehatan Masyarakat. 2021.
Wahyuningtias H, Wibisono W. Hubungan Sosial Media dan penggunaan seks bebas pada siswa/siswi usia 17-18 tahun. Jurnal Ners dan Kebidanan. 2018; 5(2), pp. 144–149. doi: 10.26699/jnk.v5i2.ART.p144.
Haryani DS, Wahyuningsih, Kayat H. Peran Orang Tua Berhubungan dengan Perilaku Seksual Pra Nikah Remaja di SMKN 1 Sedayu. JNKI. 2015; 3, pp. 140–144.
Notoatmodjo S. (2010) Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Karimah DN, Kurniawati ND, Hidayati L. Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Syndicate Group Meningkatkan Pengetahuan Tentang Pencegahan ISPA Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren. Critical, Medical and Surgical Nursing Journal. 2014; 3(1).
Novitasari Y. Pengaruh Penyuluhan Dengan Media Video Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Pernikahan Dini Di SMP PGRIi Kasihan Bantul. Yogyakarta. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Aisyiyah. 2018.
Lubis MAAF. Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Menggunakan Video Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Diet Sehat Di Man 2 Model Medan Tahun 2018. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara. 2018.
Fitriani. Promosi Kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu. 2011.
Prabawati AD, Fathiyatur R. Pengaruh Penyuluhan Dengan Video Terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Kader Kesehatan Untuk Melakukan SADARI di Desa Sumber Mulyo Bambanglipuro Bantul. Universitas Aisyah Yogyakarta. 2017.
Devi EC, Warsiti. Pengaruh Penyuluhan Media Audio Visual Video Terhadap Tingkat Pengetahuan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Kader Posyandu di Tejokusuman RW 04 Notoprajan Yogyakarta. Universitas Aisyah Yogyakarta. 2015.
Yulia DV. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Pada Penderita Skabies Tentang Penyakit Skabies Di Desa Geneng Sari Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2013.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- The author retains copyright and grants the journal the right of first publication of the manuscript simultaneously with the license below Creative Commons Attribution License which allows others to share the work with a statement of authorship of the work and initial publication in this journal.
- Authors may enter into separate additional contractual arrangements for non-exclusive distribution of rich versions of journal publications (e.g. posting them to an institutional repository or publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g. in institutional repositories or on their websites) before and during the submission process, as this can lead to productive exchange, as can earlier and greater citations of the published work. (Look Open Access Effect).