Hubungan Kurang Energi Kronis pada Ibu Hamil Triwulan I dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah

Ni Luh Nyoman Suwati Prihatini, I Komang Lindayani, I Gusti Ayu Surati

Abstract


Kehamilan merupakan momen penting yang ditunggu-tunggu
oleh sebagian besar pasangan suami istri. Salah satu faktor
penting dalam kehamilan adalah status gizi ibu karena
mempengaruhi pertumbuhan janin dalam rahim. Status gizi
ibu hamil membutuhkan perhatian khusus untuk mencegah
Kurang Energi Kronis (KEK). KEK adalah keadaan di mana
seseorang mengalami status gizi yang buruk akibat kurangnya
konsumsi pangan sumber energi yang mengandung zat gizi
makro. KEK pada orang dewasa ditentukan dengan
pengukuran antropometri yaitu dengan memakai pita
pengukur Lingkar Lengan Atas (LILA) dan Indek Masa
Tubuh (IMT). KEK pada ibu hamil dapat menimbulkan
abortus, bayi lahir mati, kematian neonatal, cacat bawaan,
anemia pada bayi, asfiksia intrapartum, lahir dengan Bayi
Berat Lahir Rendah (BBLR). BBLR dapat menyebabkan
risiko kematian, serta gangguan pertumbuhan dan
perkembangan anak. Data BBLR di Puskesmas Pembantu
Pecatu pada tahun 2020 sebanyak 6,9% dari total kelahiran
hidup dan prevalensi kasus KEK didapatkan sebesar 17,100%,
diatas prevalensi KEK Provinsi Bali. Angka tersebut tentunya
sangat besar dan potensial untuk dikaji ada atau tidaknya
hubungan antara KEK dan kejadian BBLR di Puskesmas
Pembantu Pecatu Tahun 2020. Hasil penelitian diperoleh ada
hubungan antara KEK dan BBLR. Untuk itu perlu perhatian
LILA Ibu Hamil karena Ibu Hamil yang tidak KEK juga bisa
melahirkan BBLR. Perlu penggalakan program kesehatan
reproduksi calon pengantin, melakukan pendeteksian KEK
sedini mungkin, memantau intervensi KEK lebih ketat,
program posyandu remaja dan penyuluhan kesehatan ke
sekolah-sekolah tentang status gizi remaja untuk mencegah
terjadinya KEK.


Keywords


Ibu Hamil, KEK, BBLR

References


Libri O, Pramono P, Asyanti N, Husada Borneo S, Banjarmasin RU, STIKES Husada Borneo A. Faktor-Faktor Risiko Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di Wilayah Kerja Puskesmas Pelaihari Tahun 2015. J Kesehat Indones Vol 6 No 3 Juli [Internet]. 2016 Nov 30; Available from: https://journal.stikeshb.ac.id/index.php/jurkessia/article/view?path=

Febriyeni. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis Pada Ibu Hamil. Hum Care J. 2017;2(3).

Supariasa I. Penilaian Status Gizi. Jakarta: Buku Kedokteran EGC; 2013.

Riskesdas. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI; 2018.

UPT. Puskesmas Kuta Selatan. Laporan Ibu Hamil KEK yang Mendapatkan PMT Pemulihan. 2020.

Stephanie P, Kartika SKA. Gambaran Kejadian Kurang Energi Kronik Dan Pola Makan Wanita Usia Subur Di Desa Pesinggahan Kecamatan Dawan Klungkung Bali 2014. E-Jurnal Med Udayana; Vol 5 No 6 E-jurnal Med udayana [Internet]. 2016 May 31; Available from: https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum/article/view/21111

WHO. Global Nutrition Targets 2025: Low Birth Weight. Geneva, Switzerland: WHO; 2014.

Hartiningrum, Fitriyah. Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Provinsi Jawa Timur Tahun 2012-2016. J Biometrika Dan Kependud. 2018;7.

Dinkes Provinsi Bali. Profil Kesehatan Provinsi Bali 2017. Bali; 2017.




DOI: https://doi.org/10.33992/jik.v9i2.1461

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Ciptaan disebarluaskan di bawah Creative Commons Attributions-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats