The Correlation Fiber Intake, Obesity Status With Hypertension Patients Pressure At Tabanan III Health Center
DOI:
https://doi.org/10.33992/jig.v8i2.676Abstract
Hypertension is increase in systolic blood pressure of more than 140 mmHg and diastolic blood pressure of more than 90 mmHg. Hypertension results in complications such as stroke, heart weakness, coronary heart disease, kidney disorders and others. The triggers for hypertension are distinguished from being non-controlled such as family history, gender, and age. Factors that can be controlled such as obesity, lack of physical activity, smoking behavior, consumption patterns of foods containing sodium and saturated fat. The purpose of this study is to analyze the relationship between fiber intake and obesity status with blood pressure of hypertensive patients in Tabanan III Health Center. This type of research was observational with a cross-sectional research design. The sample in this study was 41 people. Data collection uses identity forms, 24-hour recall method, weight and height measurements, and blood pressure measurements. Data was processed by statistical analysis of Spearman Rank Correlation. The results showed that 36 samples (87.8%) did not consume fiber as recommended, 17 samples (41.5%) were classified as obesity grade 1 and 30 samples (73.2%) grade I hypertension. There was no correlation between fiber intake and blood pressure. p value = 0.49 (p> 0.05). There is no correlation between obesity status and blood pressure, p = 0.51 (p> 0.05).
Â
Keywords: blood pressure level, fiber intake, obesity status, and hypertension
References
Almatsier. (2009). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia.
AP, B. (2002). Terapi Jus & Ramuan Tradisional Untuk Hipertensi. Jakarta: Agro Media Pustaka.
Astawan, Made, Wresdiyati, T. (2004). Diet Sehat dengan Makanan Berserat. Solo: Tiga Serangkai.
Baliwati, Y.F., Khomsan, A., Dwiriani, C. M. (2004). Pengantar Pangan dan Gizi. Jakarta: Penebar Swadaya.
Denny Putri. (2015). Skripsi: Hubungan Asupan Serat Dan Status Gizi Dengan Tekanan Darah Pada Wanita Menopause Di Desa Kuwiran Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diakses tanggal 28 April 2019. Online: http://eprints.ums.ac.id/33415/
Dian M, S. (2013). Skripsi: Hubungan Obesitas Sentral dengan Kejadian Hipertensi Stage 1 di Posbindu PTM Kota Padang Tahun 2011. Universitas Indonesia. Diakses tanggal 28 April 2019. Online: journal.fkm.ui.ac.id.
Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan. (2016). Profil Kesehatan Kabupaten Tabanan. Tabanan.
Fauziah, N. Y., Bintanah, S., & Kusuma, H. S. (2010). Skripsi: Hubungan Asupan Bahan Makanan Sumber Serat , Asupan Natrium , Asupan Lemak dan IMT dengan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan di Rumah Sakit Tugurejo Semarang. Program Studi Gizi Fakultas Keperawatan dan Kesehatan. Diakses tanggal 27 April 2019. Online: https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jgizi/article/view/1411.
Iskandar, J. (2010). Hipertensi Pengenalan, Pencegahan, dan Pengobatan. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer.
Kholifah, F. N., Bintanah, S., Handarsari, E., (2014). Serat dan Status Gizi Kaitannya dengan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Tugurejo Semarang. Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan. Universitas Muhammadiyah Semarang. Diakses tanggal 10 April 2018. Online: https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jgizi/article/view/2362/0.
Lipoeto. (2002). Minangkabau traditonal diet and cardiovascular disease risk in Wt Sumtr, 1donri. Thci Monah University.
Martiani, A. (2012). Faktor Resiko Hipertensi Ditinjau Dari Kebiasaan Minum Kopi. Fakultas Kedokteran UNDIP. Diakses tanggal 15 April 2019. Online: https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jnc/article/view/678.
Muhammadun. (2010). Hidup Bersama Hipertensi. Yogyakarta: In Books.
Nur Syahrini, Erlyna (2012). Faktor - Faktor Risiko Hipertensi Primer Di Puskesmas Tlogosari Kulon Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1, 315–325. Diakses tanggal 16 April 2019. Online: https://www.neliti.com/publications/18704/faktor-faktor-risiko-hipertensi-primer-di-puskesmas-tlogosari-kulon-kota-semarang.
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2013). Pedoman Pewawancara Petugas Pengumpul Data. Jakarta: Badan Litbangkes, Depkes RI.
Sulastri, D., & Ramadhani, R. (2012). Hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi pada masyarakat etnik minangkabau di kota padang. Majalah Kedokteran Andalas, 36(2), 188–199.
Tanjung. (2009). Hubungan Antara Gaya Hidup, Asupan Gizi, Pola Minum, dan Indeks Massa Tubuh dengan Hipertensi pada Pra lansia dan Lansia Posbindu Kelurahan Rangkepan Jaya Depok. Diakses tanggal 16 April 2019. Online: lib.ui.ac.id.
Wresdiyati, A. dan. (2004). Gizi dan Kesehatan Manula (Manusia Usia Lanjut). Jakarta: Mediyatama Sarana Perkasa.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).