Daya Terima PMT Kue Satu Mota Berbasis Tepung Belut dan Tepung Singkong

Authors

  • Nathasa Weisdania Sihite Poltekkes Kemenkes Palembang, Indonesia https://orcid.org/0000-0001-8835-1814
  • Serly Marlenda Poltekkes Kemenkes Palembang, Indonesia
  • Sriwiyanti Sriwiyanti Poltekkes Kemenkes Palembang, Indonesia

Keywords:

Kue satu mota, daya terima, PMT, tepung belut, tepung singkong

Abstract

Masalah kekurangan energi dan protein pada balita masih menjadi perhatian di Indonesia, sehingga diperlukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang tepat sasaran dan dapat diterima dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima PMT kue satu muta berbasis tepung belut dan tepung singkong. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan tiga formulasi berbeda (F1, F2, dan F3) serta dilakukan uji organoleptik oleh 30 panelis agak terlatih. Parameter yang diuji meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur. Data dianalisis menggunakan uji Friedman dan dilanjutkan dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi F2 paling disukai oleh panelis pada semua parameter, yaitu warna, aroma, rasa, dan tekstur dengan hasil signifikan (p < 0,05). Daya terima tertinggi diperoleh pada F2 dengan kombinasi tepung belut dan tepung singkong yang seimbang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah PMT kue satu muta berbasis tepung belut dan tepung singkong formulasi F2 memiliki daya terima terbaik dan berpotensi sebagai alternatif PMT yang diterima baik oleh anak balita

Downloads

Published

2026-02-24

How to Cite

Sihite, N. W., Marlenda, S., & Sriwiyanti, S. (2026). Daya Terima PMT Kue Satu Mota Berbasis Tepung Belut dan Tepung Singkong. Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science, 15(1), 61–69. Retrieved from https://ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JIG/article/view/4452

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.