PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA SEBELUM DAN SESUDAH EDUKASI GIZI PADA PASIEN DM TIPE II DI RSU WISMA PRASHANTI TABANAN
DOI:
https://doi.org/10.33992/jig.v12i2.1595Abstract
Nutrition education is a form of nutritional intervention that aims to increase knowledge that can change behavior and compliance in undergoing a Diabetes Mellitus diet. The purpose of this study was to determine the effect of nutrition education on the level of knowledge and fasting blood glucose levels in type II DM patients at RSU Wisma Prashanti Tabanan. The type of research is pre-experimental with one group pretest and posttest design. Respondents in this study were 47 people with type II DM with purposive sampling technique. Nutrition education is to provide knowledge about good and correct eating patterns including dietary principles, dietary goals, dietary requirements, recommended and not recommended foods for ten minutes using leaflet media. Data analysis using Wilxocon test. The results was: The nutritional knowledge of DM patients in the outpatient polyclinic of RSU Wisma Prashanti Tabanan General, the average score of 74.60 before being given nutrition education increased to 86.70 after being given nutritional education. The fasting blood glucose of DM patients in the outpatient clinic of RSU Wisma Prashanti Tabanan before being given nutrition education was 166.98 mg/dl decreased to 146.38 mg/dl after being given nutrition education. There was a difference in knowledge before and after nutrition education for DM patients at the poly Outpatient RSU Wisma Prashanti Tabanan  obtained p value = 0.000 (p < (0.05). There is a difference in blood glucose levels before and after nutrition education in DM patients RSU Wisma Prashanti Tabanan obtained p value = 0.009 ( p < (0.05)
Keywords: Blood Sugar Levels, Knowledge and Nutrition Education, Diabetes Mellitus
References
Kemenkes RI. 2019. ‘Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018’, Kementrian Kesehatan RI, 53(9), pp. 1689–1699.
Hardinsyah & Supariasa, 2017. Ilmu Gizi, Teori dan Aplikasi. Jakarta, EGC.
Infodatin.2020.Diabetes mellitus Pdf (no date)
Kemenkes RI. 2019. ‘Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018’, Kementrian Kesehatan RI, 53(9), pp. 1689–1699.
Insiyah & Hastuti R. 2016. Tingkat Pengetahuan Dan Kepatuhan Tentang Diit Diabetes Mellitus Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Puskesmas Sibela Kota Surakarta. Vol. 5 No.1. Dari http://jurnal.poltekkes-solo.ac.id
Muhasidah,Ruslan Hasan,Indirawaty,Nur Wulan Majid.2017. Hubungan Tingkat Pengetahuan,Sikap dan Pola Makan Dengan kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Kota makasar (Jurnal Media Keperawatan,Vol.08.No.02.2017).
Asmarudin Pakhri , Astanti Widiastuti , Manjilala.2020. Peranan Konseling Gizi Dalam Peningkatan Pengetahuan Gizi dan Kepatuhan Diet Pasien DM. Makassar (Media Gizi Pangan, Vol. 27, Edisi 1).
Dedi Pahrul,Rahmalia Afriyani,Apriani.2020,Hubungan Tingkat pengetahuan Dan Kepatuhan Dengan kadar Gula Darah Sewaktu.(Jurnal Ilmiah Multi Science kesehatan Volume 12,Nomor 1)
Fara Shoufika .2018. Hubungan Faktor Prilaku Pengendalian DM Tipe II Dengan Kadar Gula Darah Lansia Di Posbindu Wilayah kerja Puskesmas Patihan.Skripsi:Stikes Bhakti Husada Mulia, Madiun
Jasmani,J., dan Tori Rihiantoro.2016. Edukasi dan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes.Jurnal keperawatan.Vol.12,No.1:140-149)
Muhasidah,Ruslan Hasan,Indirawaty,Nur Wulan Majid.2017. Hubungan Tingkat Pengetahuan,Sikap dan Pola Makan Dengan kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Kota makasar (Jurnal Media Keperawatan,Vol.08.No.02.2017).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).