PERBEDAAN TINGKAT KONSUMSI ZAT GIZI MAKRO, TINGKAT KONSUMSI SERAT, AKTIVITAS FISIK BERDASARKAN KEJADIAN OBESITAS PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 1 UBUD
DOI:
https://doi.org/10.33992/jig.v9i4.843Abstract
PERBEDAAN TINGKAT KONSUMSI ZAT GIZI MAKRO,
TINGKAT KONSUMSI SERAT, AKTIVITAS FISIK
BERDASARKAN KEJADIAN OBESITAS PADA
SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 1 UBUD
Â
Â
Â
ABSTRAK
Â
Obesitas adalah ketidakseimbangan jumlah energi yang masuk dengan yang dibutuhkan oleh tubuh. Obesitas disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik, tingginya asupan zat gizi makro dan kurangnya asupan serat. Prevalensi obesitas pada anak sekolah semakin lama menunjukkan kenaikan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat konsumsi zat gizi makro, tingkat konsumsi serat, aktivitas fisik berdasarkan kejadian obesitas pada siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Ubud. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan cross-sectional. Besar sampel sebanyak 94 orang dengan usia 9-12 tahun. Ada perbedaan tingkat konsumsi zat gizi makro (energi, protein, lemak, karbohidrat) berdasarkan kejadian obesitas (p<0.05). Tidak ada perbedaan tingkat konsumsi serat dengan kejadian obesitas (p>0.05). Ada perbedaan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas (p<0.05).
Â
Kata Kunci : Zat Gizi makro, serat, aktivitas fisik, obesitas
Â
DIFFERENCE OF MACRO NUTRITIONAL CONSUMPTION LEVELS,
FIBER CONSUMPTION LEVELED, PHYSICAL ACTIVITIES
BASED ON OBESITY EVENTS IN
 SEKOLAH DASAR NEGERI 1 UBUD
Â
Â
Â
ABSTRACT
Â
Obesity was an imbalance in the amount of energy entering with what was needed by the body. Obesity was caused by lack of physical activity, high macro nutrient intake and lack of fiber intake. The prevalence of obesity in school children shows a significant increase. This studied aims to determine the differences in the leveled of macro nutrient consumption, fiber consumption leveled, physical activity based on the incidence of obesity in students of Sekolah Dasar Negeri 1 Ubud.  This typed of researched was observational with a cross-sectional design. The sample size was 94 people aged 9-12 years. There were differences in the leveled of consumption of macro nutrients (energy, protein, fat, carbohydrates) based on the incidence of obesity (p <0. 05). There was no difference in the leveled of fiber consumption with the incidence of obesity     (p> 0. 05). There were differences in physical activity with the incidence of obesity (p <0. 05)
Â
Keywords: substances of macro nutrition, fiber, physical activity, obesity
References
DAFTAR PUSTAKA
Sumanto, A. (2009). Tetap Langsing Dan Sehat Dengan Terapi Diet. Jakarta: PT. AgroMedia Pustaka.
Aprilia, A. (2015). Obesitas pada Anak Sekolah Dasar. Obesitas Pada Anak Sekolah Dasar, 4, 45–48.
Dewi, M. C. (2015). Faktor yang Menyebabkan Obesitas Pada Anak, 4(November), 53–56.
Badriah, D. L. (2011). Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi. Bandung: PT Refika Aditama.
Almatsier, S. (2004). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Balitbang Kemenkes RI. (2008). Riset Kesehatan Dasar 2007.
. (2010). Riset kesehatan dasar 2010.
. (2013). RISET KESEHATAN DASAR.
Rahayu, N. T. (2017). Hubungan Asupan Energi, Karbohidrat Dan Lemak Dengan Status Obesitas Pada Lansia Di Posyandu Lansia Wedra Utama Purwosari.
Rizkiyah, L., & Intiyati, A. (2016). Perbedaan Asupan Gizi Makro Dan Aktivitas Fisik Antara Obesitas Dan Normal Pada Siswa Sekolah Dasar Al Falah Darmo Surabaya.
Almatsier, S. (2010). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Putri, P. A., & Noer, E. R. (2014). Perbedaan Asupan Energi, Lemak, Serat Dan Aktivitas Fisik Pada Anak Obesitas Dan Non Obesitas Usia 3-5 Tahun, 3, 150–157.
Qamariyah, B., & Nindya, T. S. (2018). Hubungan Antara Asupan Energi , Zat Gizi Makro dan Total Energy Expenditure dengan Status Gizi Anak Sekolah Dasar, 59–65. http://doi.org/10.20473/amnt.v2.i1.2018.59-65
Kurdanti, W., Suryani, I., Syamsiatun, N. H., Siwi, L. P., Adityanti, M. M., Mustikaningsih, D., & Sholihah, K. I. (2015). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Obesitas Pada Remaja, 11(04), 179–190.
Makaryani, R. Y. (2013). Hubungan Konsumsi Serat Dengan Kejadian Overweight Pada Remaja Putri Sma Batik 1 Surakarta.
Triandhini, R. L. N. K. R., Kinasih, A., & Sriwijayanti, A. (2018). Konsumsi tinggi lauk hewani , rendah sayur dan rendah aktivitas fisik berhubungan dengan kejadian kelebihan berat badan pada anak sekolah dasar, 6(2).
Suryaputra, K. (2012). Perbedaan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Antara Remaja Obesitas Dengan Non Obesitas, 16(1), 45–50.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).