Hubungan Pemberian Makanan Tambahan dengan Peningkatan Berat Badan Bayi Usia 6-12 Bulan
DOI:
https://doi.org/10.33992/jik.v10i2.1553Keywords:
bayi, berat badan, pemberian makanan tambahan.Abstract
Pemberian makanan tambahan secara benar dan tepat dapat meningkatkan berat badan bayi secara normal, sedangkan bayi yang mengalami masalah gangguan peningkatan berat badan disebabkan oleh pemberian makanan tambahan pada bayi yang kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara Pemberian Makanan Tambahan Penyuluhan dengan peningkatan berat badan bayi usia 6-12 bulan di Pos Pelayanan Terpadu Tegal Buah di wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah Puskesmas II Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat. Penelitian ini dilakukan dengan metode cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah semua bayi usial 6-12 bulan yang mendapatkan makanan tambahan sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data dengan total sampling yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara. Hasil penelitian didapatkan 86,7 % bayi mengalami kenaikan berat badan dari berat badan bulan lalu dengan kenaikan minimal 200 gram dan sebesar 90% bayi menghabiskan PMT penyuluhan yang diberikan. Hasil analisis hubungan pemberian makanan tambahan terhadap peningkatan berat badan bayi usia 6-12 bulan di Posyandu Tegal Buah didapatkan nilai dari Uji Fisher sebesar p = 0,039 (α = < 0,05). Nilai probabilitas p value < 0,05. Simpulannya adalah ada hubungan antara pemberian makanan tambahan penyuluhan dengan kenaikan berat badan bayi 6-12 bulan. Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan mengembangkan penelitian tentang hubungan pemberian makanan tambahan penyuluhan dan menggunakan kelompok kontrol dalam penelitian selanjutnya serta menggunakan sampel yang lebih banyak.
Kata Kunci : Bayi, berat badan, pemberian makanan tambahan.
References
DAFTAR PUSTAKA
Kementerian Kesehatan RI, 2018. Hasil Utama RISKESDAS. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan, 2020
Hosang, K., Umboh, A. dan Lestari, H., 2017. Hubungan Pemberian Makanan Tambahan terhadap. Jurnal e-Clinic (eCl), Volume 5, Nomor 1, Januari-Juni 2017.
Notoatmodjo, Soekidjo, 2017, Metodelogi Penelitian Kesehatan, PT Rineka Cipta, Jakarta
Kementerian Kesehatan RI, 2011. Pedoman Umum Pengelolaan Posyandu. Jakarta: POKJANAL
Maulana, Agung. 2018. Hubungan Keaktifan Ibu Dalam Posyandu dengan Penurunan Jumlah Balita Bawah Garis Merah (BGM) di Desa Suko Jember. Jurnal Universitas Jember.
Sani, Eci. 2017. Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Pemantauan Pertumbuhan Balita dengan Pertambahan Berat Badan di Puskesmas Notoharjo. Jurnal Stikes Aisyah Pringsewu Lampung.
Nahdloh, F Nur dan Sri P. 2017. Pengaruh Pemberian Makanan Pendamping ASI terhadap Peningkatan Pertumbuhan Berat Badan Bayi 6-12 bulan di Posyandu Desa Kutoharjo Kendal. Jurnal Sains Medika.
Hosang, K., Umboh, A. dan Lestari, H., 2017. Hubungan Pemberian Makanan Tambahan terhadap. Jurnal e-Clinic (eCl), Volume 5, Nomor 1, Januari-Juni 2017.
Murningsih. 2018. Hubungan Antara Pemberian Makanan Tambahan pada Bayi Usia Dini dengan Tingkat Kunjungan ke Pelayanan Kesehatan di Kelurahan Bine Sragen.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- The author retains copyright and grants the journal the right of first publication of the manuscript simultaneously with the license below Creative Commons Attribution License which allows others to share the work with a statement of authorship of the work and initial publication in this journal.
- Authors may enter into separate additional contractual arrangements for non-exclusive distribution of rich versions of journal publications (e.g. posting them to an institutional repository or publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g. in institutional repositories or on their websites) before and during the submission process, as this can lead to productive exchange, as can earlier and greater citations of the published work. (Look Open Access Effect).