Gambaran Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Asupan Buah Dan Sayur Di Desa Tegal Harum Kecamatan Denpasar Barat Kota Denpasar
DOI:
https://doi.org/10.33992/jig.v8i1.374Abstract
seventeen samples of vegetable intake as much as one sample (5.9%) had a good attitude.
Keywords: Level of Knowledge, Attitude, Intake of Fruits And Vegetables
References
Almatsier, S. 2004. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama
Aphrodita. 2013. Terapi Jus Buah dan Sayur. Jogjakarta: Katahati.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Riset Kesehatan Dasar Indonesia Tahun 2016. Jakarta: Badan Penelitian & Pengembangan Kesehatan. Departemen Kesehatan RI
Khomsan, A. 2003. Teknik Pengukuran Pengetahuan Gizi. Departemen Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga. Bogor : Fakultas Pertanian IPB.
Pardede, E. 2013. Tinjauan Komposisi Kimia Buah dan Sayur: Perannya Sebagai Nutrisi dan Kaitannya dengan Teknologi Pengawetan dan Pengolahan. Jurnal Visi, Vol 21, No. 3.
Parhati, R. 2011. Analisis Perilaku Pembelian dan Konsumsi Buah di Perdesaan dan Perkotaan. Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen. Fakultas Ekologi Manusia. Institusi Pertanian Bogor.
Surahman, D.N. Darmajana, D.A. 2004. Kajian Analisis Kandungan Vitamin dan Mineral pada Buah-Buahan Tropis dan Sayur-Sayuran di Toyama Prefecture Jepang.
Soediatama, A. 2004. Ilmu Gizi untuk Profesi dan Mahasiswa. Jakarta: Dian Rakyat.
WHO/FAO. 2003. Expert Report on Diet, Nutrition and The Prevention of Chronic Disease. United Nations: Technical Report Series 916
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).