Hubungan Waktu Pertama Menyusui pada Ibu Post Seksio Sesaria dengan Kejadian Bendungan ASI

Authors

  • Ni Made Ari Sumaryanti POLTEKKES KEBIDANAN DENPASAR, Indonesia
  • I Komang Lindayani Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Ni Komang Yuni Rahyani Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33992/jik.v10i1.1535

Keywords:

Waktu Pertama Menyusui, Ibu Post Seksio Sesaria, Bendungan ASI

Abstract

Air susu ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi dan diberikan sedini mungkin setelah ibu melahirkan. Kebijakan pemberian ASI antara lain Inisiasi Menyusui Dini (IMD) membantu ibu menyusui sedini mungkin setelah melahirkan sudah tertuang dalam Standar Prosedur Operasional di RSD Mangusada Kabupaten Badung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan waktu pertama menyusui pada ibu post seksio sesaria dengan kejadian bendungan ASI.  Penelitian dilakukan pada tanggal 27 Maret  - 15 Mei 2021 di Ruang  Nifas RSD Mangusada Kabupaten Badung.  Jenis penelitian analitik dengan metode pendekatan cross sectional, data yang dikumpulkan adalah data primer waktu pertama menyusui ibu post seksio sesaria dengan kejadian bendungan ASI dengan jumlah sampel 55 orang.  Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi.  Data dianalisis dengan menggunakan uji Fishers Exact Test dengan nilai p <0,001. Hasil penelitian dari 35 orang ibu post seksio sesaria yang menyusui dengan waktu pertama menyusui >6 jam terdapat 45,7% yang mengalami bendungan ASI. Terdapat  hubungan yang signifikan antara waktu pertama menyusui  dengan kejadian bendungan ASI.  Saran kepada petugas agar meningkatkan informasinya dalam hal perawatan payudara dan  pemberian ASI segera setelah melahirkan sesuai dengan Standar Prosedur Operasional (SPO) yang berlaku.

References

World Health Organization (WHO). World Health Statistics 2016. Statement: Child Mortality No. 48. World Health Organization; 2016.

Kemenkes RI. Riskesdas 2018. Sub-Bagian Proporsi Inisiasi Menyusui Dini (IMD) pada Anak Umur 0-23 Bulan, (2018). Kemenkes RI; 2018.

____________. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 28 Tahun 2017 Tentang Ijin dan Penyelenggaraan Praktik Bidan. Kemenkes RI; 2017.

Roesli.Inisiasi Menyusui Dini. Pustaka Bunda. Jakarta; 2013.

Eko., 2011. Efektifitas Kombinasi Teknik Marmet Dan Pijat Oksitosin terhadap Produksi Asi Ibu Post Seksio di Rumah Sakit Wilayah Jawa Tengah, Jurnal Keperawatan Soedirman; 2011;6 (1): pp. 31-36.

Depkes RI. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2009. JAKARTA: Kementrian Kesehatan RI; 2010.

Perinasia.Manajemen Laktasi. Perkumpulan Perinatologi Indonesia. Jakarta; 2011.

Saleh, L.O.A.Faktor-Faktor yang Menghambat Praktik ASI Ekslusif pada Bayi Usia 0-6 Bulan. Artikel Penelitian. Semarang. Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponogoro; 2011.

Andina. Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui. Pustaka Baru. Yogyakarta; 2018.

Ardyan RN.Hubungan Frekuensi dan Durasi Pemberian ASI dengan Kejadian Bendungan ASI pada Ibu Nifas;2014. https://docplayer.info/34938912-Hubungan-frekuensi-dan-durasi-pemberian-asi-dengan-kejadian-bendungan-asi-pada-ibu-nifas-ratna-nevyda-ardyan.html.

Published

2022-05-11

Issue

Section

Article

Citation Check

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 

You may also start an advanced similarity search for this article.