HUBUNGAN SISA MAKANAN DAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN STATUS GIZI REMAJA DI MADRASAH ALIYAH BALI BINA INSANI TABANAN
DOI:
https://doi.org/10.33992/jig.v12i1.1275Abstract
References
Bakri, B., Intiyati, A., & Widartika. (2018). Sistem Penyelenggaraan Makanan Institusi (pp. 3–16). Jakarta: Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Retrieved from file:///I:/Metodelogi/Proposal 1/Sistem-Penyelenggaraan-Makanan-Institusi_SC.pdf
Balibang, Kemenkes RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar: RISKESDAS. Jakarta : Balitbang Kemenkes RI
Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitiam Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Djamaluddin, M., Endy Prajanto P., dan Paramastri. 2005. Analisis Zat Gizi dan Biaya Sisa Makanan pada Pasien dengan Makanan Biasa di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. Volumen 1 (3), pp108-112.Kirks BA, Wolff HK. 1985.
Departemen Kesehatan. 2008. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta
Andani M., Ayu. 2013. Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Terjadinya Sisa Makanan Pada Pasien Rawat Inap Di Ruang Penyakit Dalam Rsud Cut Nyak Dhien Meulaboh. Universitas Teuku Umar Meulaboh.
Susanti, Diah Ayu. 2012. Perbedaan Asupan Energi, Protein Dan Status Gizi Pada Remaja Panti Asuhan Dan Pondok Pesantren. Semarang: Universitas Diponergoro.
Almatsier, Sunita. 2009. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.
Rachmayani Siti Andina, Kuswari Mury, dan Melani Vitria. 2018. Hubungan Asupan Zat Gizi dan Status Gizi Remaja Putri di SMK Ciawi Bogor.Esa Unggul University
Atika Warius, Punuh dan Kapantow Nova. 2015. Hubungan Antara Asupan Eneri dan Zat Gizi Makro Dengan Status Gizi Pada Pelajar di SMP Negeri 13 Kota Manado. Universitas Sam Ratulangi
Irdiana, Whenny dan Nindya, Triska Susila. 2017. Hubungan Kebiasaan Sarapan dan Asupan Zat Gizi dengan Status Gizi Siswi SMAN 3 Surabaya. Surabaya : Universitas Airlangga
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).