Faktor Penyebab Rendahnya Jumlah Pria Menjadi Akseptor KB
DOI:
https://doi.org/10.33992/jgk.v9i1.1766Keywords:
Faktor, Pria, Akseptor Keluarga BerencanaAbstract
The main purpose of this study is to describe factors that causes a low number of men as Family Planning acceptor. The research methods that used in this study is consecutive sampling and for the approach used the cross sectional mode. The results of this study showed that from 123 respondents indeed the presence of factors that cause male respondents did not use family planning in Banjar Karang Suwung. Of all existing factors that cause a low number of men that used family planning, the highest percentage was the knowledge factor which the number of the male respondents that had bad knowledge of family planning are 72 persons (58,55%).
References
Azwar, Azrul, 2005, Kebijakan dan Strategi Nasional Kesehatan Reproduksi dIndonesia. Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat. Jakarta. (online) available http://Pikas.bkkbn.go.id/new.detail.php?nid.
BKKBN, 2011, Kajian Implementasi Kebijakan Penggunaan Kontrasepsi IUD.
BKKBN, 2012. Strategi Kemitraan Mampu Menahan Laju Pertumbuhan Penduduk.http://www.bkkbn.go.id
BKKBN. (2012). Laporan Umpan Balik: Hasil Pelaksanaan Subsistem Pencatatan dan Laporan Pelayanan Konstrasepsi. Jakarta (n.d.) Juli 15, 2015. http://www.bkkbn.go.id.
Endang, 2007, Faktor-Faktor yang mempengaruhi Rendahnya Partisipasi Priadalam KB. (online) available http://www.bkkbn.go.id/gemapria diakses 17 Mei 2014
Ekarini SMB,2008, Tesis, Analisis Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Partisipasi Pria Dalam KB di Kecaatan Selo Kabupaten Boyolali ,FKM Undip Semarang ,http://respository.usu.ac.idbistream123456789/35130/2/Reference.pdf (diakses 29 Desember 2013)
Handayani Sri, 2010, Buku Ajar Pelayanan Keluarga berencana, Yogyakarta: Pustaka Riharna.
Mubarak, IW., 2012, Promosi Kesehatan Untuk Kebidanan, Jakarta : Salemba Medika
Notoatmodjo, S., 2007, Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku, Jakarta: Rhineka Cipta
Mulyani, N. Siti & Mega R., 2013, Keluarga Berencana dan Alat Kontraseps, Yogyakarta: Nuha Medika
Saifuddin, 2007, Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. JNPKKR-POGI. Jakarta
Santi,T., 2011, Hubungan Tingkat Pengetahuan Suami tentang Kontrasepsi Pria dengan Minat Suami dalam Keikutsertaan Keluarga Berencanadi BPS Istri Yuliani,SSt, Sleman, Yogyakarta;KTI Yogyakarta:Unriyo.
Saputra A M.,2012, Hubungan Antara Pengetahuan, Pendidikan, dan Persepsi Suami Tentang Keluarga Berencana dengan Partisipasi Suami Menjadi Akseptor Keluarga Berencana di Indonesia, Tesis, Universitas Sriwijaya,Palembang.
Wijayanti,Titik,Studi Kwalitatif Alasan Akseptor Laki-laki tidak Memilih MOP Sebagai Kontrasepsi Pilihan di Desa Timpik Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang ,Program Studi DIV Kebidanan Stikes Ngudi WaluyoUngaran,2005.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).