The relationship between teacher monitoring and the accuracy of iron tablet consumption among adolescent girls

Authors

  • Yeny Kuntari Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Surabaya, Indonesia, Indonesia
  • Kharisma Kusumaningtyas Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Surabaya, Indonesia, Indonesia
  • Agustina Mar’atus Solichah Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Surabaya, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33992/jik.v14i2.5216

Keywords:

Adolescent Girl., Iron tablets, teacher monitoring, anemia prevention, Adherence

Abstract

Iron deficiency anemia remains a major public health problem among adolescent girls, and poor adherence to weekly iron tablet supplementation reduces the effectiveness of anemia prevention programs. Teacher monitoring is considered an important strategy to improve students' adherence to iron tablet consumption in school settings. This study aimed to determine the relationship between teacher monitoring and the accuracy of iron tablet consumption among adolescent girls at SMKN 1 Bendo Magetan. This quantitative study employed a cross-sectional design involving 237 female students selected using simple random sampling. Teacher monitoring data were collected using a validated questionnaire, while the accuracy of iron tablet consumption was assessed using the school monitoring checklist. Data were analyzed using the Fisher-Freeman-Halton Exact Test and Spearman correlation with a significance level of 0.05. Most respondents received good teacher monitoring (83.5%), and 90.7% demonstrated accurate iron tablet consumption. A statistically significant relationship was found between teacher monitoring and the accuracy of iron tablet consumption (p<0.001), with a strong positive correlation (r=0.720). Good teacher monitoring was associated with adherence to the weekly iron supplementation program. Strengthening teacher involvement through supervision, motivation, and monitoring may improve adherence to iron tablet consumption and support school-based anemia prevention programs among adolescent girls.

References

1. Dungga EF, Ihsan M. Pendidikan kesehatan reproduksi pada remaja. J Pengabdi Masy Farm Pharmacare Soc. 2023;2(3):134-9. doi:10.37905/phar.soc.v2i3.21146.

2. Dewi VNL, Kumalasari D, Mutiara VS, Sari NDF. Bagaimana mencegah anemia pada remaja dan wanita usia subur: literature review. J Ilmu Kesehat Mandira Cendikia. 2023;2(8):374-88.

3. Izzara WA, Yulastri A, Erianti Z, Putri MY, Yuliana Y. Penyebab, pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri (studi literatur). J Multidisiplin West Sci. 2023;2(12):1051-64. doi:10.58812/jmws.v2i12.817.

4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Buku saku anemia remaja dan ibu hamil. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2023.

5. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman pemberian tablet tambah darah (TTD) bagi remaja putri pada masa pandemi COVID-19 bagi tenaga kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2020.

6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman penatalaksanaan pemberian tablet tambah darah. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2018.

7. Nurharsiwi RT. Hubungan sikap siswi dan dukungan guru terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada siswi SMA Negeri 1 Gamping. 2023;2:11.

8. Nurhayati. Hubungan dukungan sekolah dengan kepatuhan minum tablet tambah darah pada siswi SMPN 1 Lubuk Besar. Yogyakarta: Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta; 2023.

9. Pou R, Azhari ES, Virzanisda R. Dukungan guru terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah rutin remaja putri sekolah. J Penelit Karya Ilm Lemb Penelit Univ Trisakti. 2024;9:97-105. doi:10.25105/pdk.v9i1.16927.

10. I Ketut S. Metodologi penelitian kesehatan. Mayasari L, editor. Yogyakarta; 2023.

11. Prawirohartono E. Metodologi penelitian klinis. Penerbit NEM; 2024.

12. Ggreni D. Buku ajar. Mojokerto: STIKes Majapahit; 2022.

13. Nursalam. Metodologi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta: Salemba Medika; 2020.

14. Saputro NT, Pradana AE. Monitoring pelayanan rekam medis. Yogyakarta: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta; 2022. p. 2-24.

15. Priskila L, Wicaksono H, Jhonatan M, Arkananta EVP, Warsito MYPS, Surya HG, et al. Tampilan anemia pada remaja: kajian pustaka. Med Rev. 2025;38(5):19-28.

16. Damayanti F, Kusharisupeni K, Adawiyah AR, Hymawati H. Determinan kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) pada remaja putri di SMAN 02 Gunung Putri Kabupaten Bogor. J Untuk Masy Sehat. 2025;9(1):15-31. doi:10.52643/jukmas.v9i1.4891.

17. Wardani DSSJ. Studi literatur: faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di Indonesia. Media Gizi Kesmas. 2024;13(2):878-97.

Downloads

Published

2026-10-19

Citation Check

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 

You may also start an advanced similarity search for this article.