Factors Influencing Antenatal Care (ANC) Visits for Pregnant Women at the Rembang Community Health Center, Purbalingga Regency, Central Java

Authors

  • Ndari Melinda Universitas Respati Yogyakarta, Indonesia
  • Ayu Fitriani Universitas Respati Yogyakarta, Indonesia
  • Sri Sahayati Universitas Respati Yogyakarta, Indonesia
  • Merita Eka Rahmuniyati Universitas Respati Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33992/jik.v12i1.3260

Keywords:

Antenatal Care, Pregnant Women, Age, Knowledge

Abstract

Antenatal care is health care provided by health workers for pregnant women and their fetuses. Antenatal care that is dobe regularly with a minimum of four times during pregnancy can detect early abnormalities and risk that may arise during pregancy. However, the achiecement of antenatal care coverrage in Purbalingga Regency is still not in accordance with the specified target. The K4 target set was 98% while the achicevement was 94%. This research conducted to determine the factors that influence antenatal care visits among pregnant women at the Rembang Health Center, Purbalingga Regency, Centar Java. The research method used was quatitative with a cross sectional approach. The pupulation in this study were all pregnant women who checked their pregnancy at the Rembang Health Center as total 50 (total sampling). Frequency distribution is used in univariate analysis, and the chi square test is used in bivariate analysis. The statistical test revealed that the age factor (p=0,660) was not related to antenatal care visits. Prenatal care visits are linked to education (p=0,001), occupation (p=0,000), knowledge (p=0,000), and attitude (p=0,001). Knowledge, occupation, attitude, and education     related to prenatal care visits.

Author Biographies

Ndari Melinda, Universitas Respati Yogyakarta

Bachelor of Public Health Study Program

Ayu Fitriani, Universitas Respati Yogyakarta

Bachelor of Public Health Study Program

Sri Sahayati, Universitas Respati Yogyakarta

Bachelor of Public Health Study Program

Merita Eka Rahmuniyati, Universitas Respati Yogyakarta

Bachelor of Public Health Study Program

References

Susanti A, Fadmiyanor I. Antenatal care by Bidan Delima in Pekanbaru. J Ibu Dan Anak. 2020;8(1):1–7.

AFP. WHO: Satu Perempuan Meninggal Per Dua Menit dalam Kehamilan [Internet]. 2023 [cited 2024 Apr 30]. Available from: https://www.dw.com/id/who-satu-perempuan-meninggal-per-dua-menit-dalam-kehamilan/a-64795536

Susiana S. Angka Kematian Ibu : Faktor Penyebab Dan Upaya Penanganannya. 2019.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia 2020 [Internet]. Boga Hardhana, S.Si M, Farida Sibuea, SKM MsP, Winne Widiantini, SKM M, editors. Vol. 1, Science as Culture. Indonesia: Kemenkes RI; 2021. 146–147 p. Available from: https://www.kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2020

Kusuma R. The Correlation of Knowledge and Attitudes of Pregnant Women About Antenatal Care With K4 Visit. J Psikol Jambi. 2018;3(1):24–32.

Hidayah NW, Yulidasari F, Laily N. Literature Review: Hubungan Pengetahuan, Sikap, Dan Dukungan Suami Dengan Kunjungan Antenatal Care (Anc) Pada Ibu Hamil. J Publ Kesehat Masy Indones. 2021;7(3):98–103.

Mamalanggo A. Hubungan Antara Pengetahuan, Sikap Ibu Serta Dukungan Petugas Kesehatan Dengan Kunjungan Antenatal Care (Anc) Di Puskesmas Ranotana Weru Kota Manado. KESMAS J Kesehat Masy Univ Sam Ratulangi. 2019;8(7):221–7.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu 2020 Ed.3 [Internet]. 3rd ed. Mulati E, editor. Vol. III, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Indonesia: Kementerian Kesehatan RI; 2020. 4–6 p. Available from: https://repository.kemkes.go.id/book/147

Tarigan DFP. Faktor Kelengkapan Kunjungan Antenatal Care di Puskesmas Sei Kepayang Kabupaten Asahan Tahun 2017. Mahakam Midwifery. 2017;2(2):105–21.

Harahap RA. Pengaruh Faktor Predisposing, Enabling Dan Reinforcing Terhadap Pemberian Imunisasi Hepatitis B Pada Bayi Di Puskesmas Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir. Jumantik. 2016;1(1):79–103.

Palancoi NA, M YI, Nurdin A. Hubungan Usia, Lama Pendidikan, Pekerjaan, dan Paritas Ibu Dengan Tingkat Kepatuhan ANC di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Tahun 2018. UMI Med J. 2021;6(1):54–61.

Agus Y, Horiuchi S. Factors influencing the use of antenatal care in rural West Sumatra, Indonesia. BMC Pregnancy Childbirth. 2012;12(May).

Rachmawati AI, Puspitasari RD, Cania E. Faktor-faktor yang Memengaruhi Kunjungan Antenatal Care ( ANC ) Ibu Hamil. Majority. 2017;7(1):72–6.

Qomar UL, Na’mah LU, Yelvin BKDVW. Hubungan paritas, umur dan usia kehamilan dengan jarak kunjungan antenatal care trimester iii di masa pandemi covid 19 di pmb brida kitty dinarum vwy. 2020;16(2):133–6.

Inayah N, Fitriahadi E. Hubungan pendidikan, pekerjaan dan dukungan suami terhadap keteraturan kunjungan ANC pada ibu hamil trimester III. JHeS (Journal Heal Stud. 2019;3(1):64–70.

Supliyani E. Jarak, waktu tempuh, ketersediaan pelayanan dan kunjungan pemeriksaan kehamilan di puskesmas. 2017;3(1):14–22.

Zaman C, Wahyudi A. Analisis Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care ( ANC ) di UPTD Puskesmas. 2022;5(2).

Wahyu Padesi NL, Suarniti NW, Sriasih NGK. Hubungan Pengetahuan Tentang Kunjungan Antenatal Care Dengan Keteraturan Kunjungan Antenatal Care Ibu Hamil Trimester Iii Di Masa Pandemi Covid-19. J Ilm Kebidanan (The J Midwifery). 2021;9(2):183–9.

Sylvianingsih. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Pemeriksaan Kehamilan (K4) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kuala Behe Kalimantan Barat. Univ Udayana. 2016;6–17.

Ayu Mandriwati dkk, 2017. Jurnal Faktor-faktor yang Memengaruhi Kunjungan Antenatal Care (ANC) Ibu Hamil, Lampung. 2017;2017.

Sari DI, Wahyuni N, Sucipto CD. Hubungan Pengetahuan , Paritas , Pekerjaan Ibu dengan Keteraturan Kunjungan Ibu Hamil untuk ANC selama Masa Pandemi Covid- 19. 2021;6(1):22–31.

Downloads

Published

2024-05-31

Issue

Section

Article

Citation Check

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.