HUBUNGAN MEKANISME KOPING IBU BERSALIN DENGAN LAMA KALA I FASE AKTIF DI RUANG BERSALIN RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PURI BUNDA DENPASAR TAHUN 2022
DOI:
https://doi.org/10.33992/jik.v10i2.2202Abstract
Nyeri persalinan dapat menimbulkan traumatik yang menyebabkan kecemasan pada ibu bersalin,salah satu upaya yang dilakukan dengan mekanisme koping. Mekanisme koping nyeri persalinan adalah upaya mengatasi diri selama proses persalinan, sehingga diperlukan upaya untuk membantu pasien untuk menyesuaikan diri atau beradaptasi terhadap masalah nyeri yang dialaminya disebut mekanisme koping. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan mekanisme koping dengan lama kala I fase aktif. Jenis penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu bersalin di Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Bunda Denpasar selama 1 April sampai dengan 22 Mei, pengambilan sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 50 orang dengan tehnik purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer.dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan ibu bersalin 54% memiliki mekanisme koping nyeri kategori maladaptif, lama kala I fase aktif menunjukkan 58% dalam kategori patologis. Hasil uji Chi squre didapatkan p value = 0,000 (p<0,05) Penelitian ini dapat disimpulkan ada hubungan mekanisme koping ibu bersalin dengan lama kala I fase aktif  di Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Bunda Denpasar. Memfasilitasi koping yang adaptif disarankan dengan menggunakan sumber-sumber kekuatan, tenaga kesehatan diharapkan mampu memberikan pendidikan kesehatan tentang persiapan persalinan, cara mengatasi nyeri persalinan sehingga ibu bersalin mampu mengatasi nyeri persalinan dengan adaptif.
                                                                         Â
Â
Kata Kunci : Mekanisme Koping; Lama Kala I Fase Aktif; Ibu Bersalin
Â
References
Riyadi, S. 2019. Asuhan Keperawatan Jiwa. Yogyakarta: Graha Ilmu
Budihastuti. 2018. Konsling dan Mekanisme Ibu bersalin. Yogyakarta : Educational Health and Community Psikologi
Rasmun. 2014. Stres, Koping dan Adaptasi. Jakarta : Sagung Seto.
Bobak, L. 2015. Buku Ajar Keperawatan Maternitas, Alih Bahasa Maria A Wijayarini, Peter I, cetakan I. Jakarta : EGC
Kuswanti, I. 2019. Asuhan Kebidanan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Rohani. 2018. Asuhan Kebidanan Pada Masa Persalinan, Jakarta: Salemba Medika.
Prawiroharjo, S. 2015. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo
Asrinah, A. 2018. Asuhan Kebidanan Masa Peralihan. Yogyakarta: Graha Ilmu
Muryani. 2018. Hubungan Mekanisme Koping Mempunyai Hubungan Yang Signifikan Dengan Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif di RSIA Salam Medan. Jurnal Kesmas Indonesia. Volume 3, Nomor 1.
Sunartini, S. 2017. Konseling dan Mekanisme Koping Ibu Bersalin. Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 11, No 1.
Prasetyo,A.A. 2017. Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Mekanisme Koping Ibu Dalam Menghadapi Persalinan Pada Ibu Primigravida Trimester 3 Di Wilayah Kerja Puskesmas Kencong Kabupaten Jember. Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Volume 24 No. 2
Purwaningsih, W. 2018. Mekanisme Koping Untuk Mengatasi Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif di Klinik Annisa Husada Kota Surakarta. Jurnal INFOKES, Vol. 4 No. 1.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal of Midwifery) retain the copyright of their work and grant the journal the right of first publication.
The article is simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, which permits others to share, copy, distribute, and adapt the work for any purpose, provided that appropriate credit is given to the author(s) and the original publication in this journal is acknowledged.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the article (for example, posting it to an institutional repository or including it in a book), provided that the original publication in this journal is properly acknowledged.
Authors are also permitted and encouraged to post their work online (for example, in institutional repositories or on personal websites) before and during the submission process. This practice can facilitate scholarly exchange and may lead to earlier and increased citations of the published work.

