Gambaran Karakteristik Dan Tingkat Kecemasan Bidan Dalam Memberikan Pelayanan Kebidanan Pada Masa Pandemi COVID-19 Di Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar
DOI:
https://doi.org/10.33992/jik.v10i2.1633Keywords:
bidan, kecemasan, covid-19Abstract
Tenaga kesehatan dalam melaksanakan tugas sebagai garda terdepan penanganan, pencegahan, dan perawatan pasien Covid-19 rentan mengalami kecemasan. Bidan yang berada pada garis depan dan merupakan ujung tombak dalam pelayanan kebidanan di seluruh Indonesia, adalah yang paling rentan terhadap hal tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran karakteristik dan tingkat kecemasan bidan dalam memberikan pelayanan kebidanan pada masa pandemic COVID-19 di Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar. Penelitian deskriptif dengan rancangan observasional dilakukan dari tanggal 1-30 April 2021. Penentuan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 32 responden. Data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS- A). Selanjutnya data dianalisa secara univariat. Hasil penelitian menunjukan responden terbanyak adalah golongan usia pekerja awal 20 orang (62%), berpendidikan diploma 26 orang (81%), masa kerja terbanyak >10 tahun 16 orang (50%). Sebagian besar responden telah mengikuti pelatihan 21 orang (65,6%). Kesimpulan sebagian besar responden tidak mengalami kecemasan. Diharapkan instansi pelayanan kesehatan memberikan pelatihan tentang tata laksana COVID-19 secara berkesinambungan sesuai dengan pedoman yang terbaru sebagai bentuk dukungan terhadap pemberi layanan kebidanan.
Â
Â
References
Annisa, D. F., & Ifdil, I. Konsep Kecemasan (Anxiety) pada Lanjut Usia (Lansia). Konselor, 5(2),93. https://doi.org/10.24036/02016526480-0-00; 2016
Anggraeini, N. Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat Tiga D-III Keperawatan Dalam Menghadapi Uji Kompetensi Di Universitas Pendidikan Indonesia. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia,1(2),131. https://doi.org/10.17509/jpki.v1i2.9752;2018
Farida, Fitria Edni Wari Ferilia Adiesti.(2020).“Kecemasan Bidan dalam Memberikan Pelayanan Kebidanan pada Masa Pandemi Covid-19.â€12(9):1689–99.
Fadli, Safruddin2, Ahmad, A.S, Sumbara, dan Baharuddin, R.(2020). Faktor yang Mempengaruhi Kecemasan pada Tenaga Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan COVID-19. Jurnal Pendidikan
KeperawatanIndonesia. 6(1).e-ISSN 2477-3743 p-ISSN2541-0024.
Fajar Aryan Pratama. Beban Kerja dan Masa Kerja terhadap Tingkat Stress kerja pada Perawat Intensive Care Unit.TheSun.1(3).11-16; 2014
Hanggoro, Aziz Yogo, Linda Suwarni, Selviana, dan Mawardi. (2020). “Dampak psikologis pandemi COVID-19 pada petugas layanan kesehatan : studi.†Jurnal Kesehatan MasyarakatIndonesia15(2):13–18.
Isyriyasdi, B. Hubungan Masa Kerja dengan Tingkat Kecemasan Perawat di Ruang Akut Rumah Sakit Jjiwa Daerah Surakarta. Skripsi. Pro9ikiukgram S1 Keperawatan Stikes KusumaHusada:Surakarta; 2015
Mamesah, N.F.A., Opod,H., & David,L.(2018). Gambaran Tingkat Kecemasan pada Warga yang Tinggal di Daerah Rawan Longsor di Kelurahan Ranomuut Kota Manado. Jurnal E-Biomedik,6(2),141–144.https://doi.org/10.35790/ebm.6.2.2018.22108
Puspanegara, A. Pengaruh usia terhadap hubungan mekanisme koping dengankecemasan. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada, 10(2). 142–149. https://doi.org/10.34305/JIKBH.V10I2.102; 2019
Susanti, Edan Zainiyah, Z. Kecemasan, Pelayanan Kebidanan, dan Pemberian Informasi tentang Virus Corona (COVID-19) oleh Bidan di Wilayah Madura. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia. 16(3).Pp367-384. doi:10.30597/mkmiv16i3.9953;2020
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal of Midwifery) retain the copyright of their work and grant the journal the right of first publication.
The article is simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, which permits others to share, copy, distribute, and adapt the work for any purpose, provided that appropriate credit is given to the author(s) and the original publication in this journal is acknowledged.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the article (for example, posting it to an institutional repository or including it in a book), provided that the original publication in this journal is properly acknowledged.
Authors are also permitted and encouraged to post their work online (for example, in institutional repositories or on personal websites) before and during the submission process. This practice can facilitate scholarly exchange and may lead to earlier and increased citations of the published work.

