Hubungan Penggunaan Gadget dengan Risiko Masalah Perkembangan Psikososial pada Anak Prasekolah
DOI:
https://doi.org/10.33992/jgk.v15i2.2037Keywords:
anak prasekolah, gadget, perkembangan psikososialAbstract
References
Tiara E. Konsep Psikososial menurut H.Erikson Terhadap Pendidikan Anak Usia Dini. Αγαη. 2019;8(5):55.
Masyita Wahab. Pengaruh Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Psikososial Anak Usia Prasekolah(3-6 Tahun) di TK PGRI Kabupaten Polowali Mandar. Bina Gener J Kesehat. 2019;10(1):121–34.
Piningit BFA. Hubungan Penggunaan Gadget dengan Perkembangan Psikososial Anak Prasekolah. Universitas dr. Soebandi; 2021.
Achmad Damayanto RM. Perkembangan Psikososial pada Anak Prasekolah yang Mengikuti dan Tidak Mengikuti PAUD Kelurahan Jatirahayu Bekasi. 2013;
Word Health Organization (WHO). Gangguan perkembangan anak usia prasekolah. 2015.
Indanah, Yulisetyaningrum. Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Pra Sekolah. J Ilmu Keperawatan dan Kebidanan. 2019;10(1):221–8.
Al-Ayouby MH. Dampak Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini (Studi Di PAUD Dan TK Handayani Bandar Lampung). Universitas Lampung; 2017.
Bunga Alamiah. Pengaruh Terapi Perilaku Kognitif (Cognitive Behavioral Therapy) terhadap Tingkat Kecanduan Gadget pada Anak Sekolah Dasar di Mekarsari Kalibeber Mojotengah Wonosobo. Universitas Muhammadiyah Magelang; 2020.
Nursalam. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. Jakarta: Salemba Medika; 2017.
Hidayat A. Metode Penelitian Kebidanan dan teknik analisis data. jakarta; 2014.
Potter Patricia A PAG. Fundamental Keperawatan Konsep, Proses dan Praktik. jakarta; 2015.
Firmawati. Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Psikososial Anak Usiaprasekolah di TK Negeri Pembina Limboto Kabupaten Gorontalo. J Ilmu Kesehat. 2019;7(2):1–11.
Jonathan V, Prayanto, Yudani HD. Perencanaan Board Game Mengenai Bahaya Radiasi Gadget Terhadap Anak. J DKV Adiwarna, Univ Kristen Petra. 2015;1(6):1–15.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).