Terapi Okupasi Aktivitas Menggambar terhadap Perubahan Halusinasi pada Pasien Skizofrenia

Authors

  • I Wayan Candra Poltekkes Kemenkes Denpasar
  • I Ketut Sudiantara Poltekkes Kemenkes Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.33992/jgk.v7i2.1743

Keywords:

Terapi okupasi aktivitas menggambar, halusinasi, skizofrenia

Abstract

The aims of this research is to know the influence of drawing activity occupation therapy with changed hallucinations sign in schizophrenia patiens. Kind of the research is quasy experiment, one group pretest-posttest design.The sampling teqnique with non probability sampling quota sampling. The sample 30 respondents. After observing research get the most hallucination symptoms in schizophrenia patients before having drawing activity occupation therapy is in medium category that is 15 patients (50%), after having drawing activity occupation therapy the most is in low category that is 21 patiens (70%). The result of wilcoxon sign rank test get p = 0,000 p< 0,010 that′s mean there is significant influence in drawing activity occupation therapy with changed hallucinations sign in schizophrenia patients.

References

American Psychological Association, 2010, Publication manual of the American Psychological Association, Washington: DC. American Psychological Association.

Benhard, 2010, Hubungan Lama Hari Rawat dengan Kemampuan Pasien Skizofrenia Mengontrol Halusinasi di Ruang MPKP RSJ Magelang, (online), available http://www.skripsistikes.com, (10 Desember 2013).

Departemen Kesehatan RI, 2013, Pravalensi Gangguan Jiwa Berat, (online), available : http://www.litbang.depkes.go.id , (2 Januari 2014).

Febrianto, S.S, 2009, Pengaruh Terapi Menggambar Terhadap Skor Sistem Kategori Gangguan Jiwa Pada Pasien Dengan Gejala Halusinasi Di Ruang Sakura RSUD Banyumas, Skripsi. Tidak dipublikasikan.

Joys, 2011, Deskripsi Peruhahan Kemampuan Mengontrol Halusinasi Pada Klien Dengan Terapi Individu di Ruang MPKP RSJ Magelang, (online), available, http://www.skripsistikes.com, (10 Desember 2013)

Keliat, B.A. dan Akemat, 2005, Keperawatan Jiwa: Terapi Akitivitas Kelompok, Jakarta: EGC.

Maramis,W.F., 2008, Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa, Surabaya: Airlangga University Press.

Megayanthi, 2009, Deskripsi Perubahan Kemampuan Mengontrol Halusinasi Pada Klien Dengan Terapi Individu di Ruang MPKP RSJ Magelang, Semarang: Skripsi. Tidak dipublikasikan.

Prabowo, 2010, Pengaruh Family Psychoeducation terhadap Beban dan Kemampuan Keluarga dalam Merawat Klien dengan Halusinasi di Kabupaten Bantul Yogyakarta, Jakarta: Tesis. Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia.

Rekam Medik Rumah Sakit Jiwa Propinsi Bali, 2013, Laporan Tahunan Rumah Sakit Jiwa Propinsi Bali,

Bangli.

Stuart dan Sundeen, 2007, Principles and practice of psychiatric nursing, St Louis Missouri: Mosby year book.

Suliswati., Tjie Anita Payapo., Sianturi Yeny.,Sumijatun., Maruhawa Jeremia, 2005, Konsep Dasar Keperawatan Kesehatan Jiwa, Jakarta : EGC.

Susana dan Hendarsih, 2011, Terapi Modalitas Keperawatan Kesehatan Jiwa, Jakarta : EGC.

Tirta I Gusti Rai & Putra Risdianto Eka, 2008, Terapi Okupasi Pada Pasien Skizofreniadi Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Makalah Disampaikan pada Kongres Nasional Skizofrenia V, Mataram, Nusa Tenggara Barat, 24 – 26 Oktober 2008.

Wahyuni, 2010, Pengaruh Terapi Okupasi Aktivitas Mengambar Terhadap Frekuensi Halusinasi Pasien Skizofrenia Diruang Model Praktek Keperawatan Profesional (MPKP) Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru, Medan : Skripsi. Tidak dipublikasikan.

Published

2014-12-31

Citation Check

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >> 

Similar Articles

<< < 1 2 3 

You may also start an advanced similarity search for this article.