Pengetahuan Pasien Tuberculosis dalam Menjalankan Program Pengobatan Obat Anti Tuberculosis (OAT)
DOI:
https://doi.org/10.33992/jgk.v7i1.1737Keywords:
Pengetahuan, tuberculosis, obat anti tuberculosis (OAT)Abstract
References
Depkes RI, 2009, Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 364 tentang Pedoman Penanggulangan Tuberculosis (TB), (online), available : http://depkesri.go.id, (7 Januari 2013).
Depkes RI, 2002, Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberculosis, Cetakan ke-8, Jakarta : Depkes RI.
Kemenkes RI, 2011, Strategi Nasional Pengendalian TB di Indonesia 2010-2014. Jakarta : Kemenkes RI.
Nirmala, 2003, Konsultasi Kesehatan Minum Obat, (online), available :http://www.kompas.com, (8 Januari 2013).
Niven, N, 2002, Psikologi Kesehatan. Jakarta : EGC.
Notoatmodjo, S., 2005, Metodologi Penelitian Kesehatan Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Nursalam, 2008, Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pedoman Skripsi,
Tesis dan Penelitian, Edisi 1. Jakarta : Salemba Medika.
Smeltzer, S.C. & Bare, B.G., 2002, Keperawatan Medikal Bedah Brunner and Suddarth, Edisi 8, Volume 2. Jakarta : EGC.
Sudoyo, dkk., 2009, Ilmu Penyakit Dalam, Jilid III, Edisi Kelima, Jakarta : Interna Publishing.
WHO, 2012, Global Tuberculosis Control 2011, France : WHO.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).