Pengaruh Terapi Okupasi Aktivitas Waktu Luang (Menyapu, Membersihkan Tempat Tidur, Menanam Tanaman dan Menggambar) terhadap Gejala Halusinasi Pendengaran
DOI:
https://doi.org/10.33992/jgk.v14i1.1580Keywords:
Halusinasi pendengaran, Penurunan gejala halusinasi, Terapi okupasi aktivitas waktu luangAbstract
References
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. InfoDatin-Kesehatan-Jiwa. 2019. Jakarta
Maulana I, S S, Sriati A, Sutini T, Widianti E, Rafiah I, et al. Penyuluhan Kesehatan Jiwa untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat tentang Masalah Kesehatan Jiwa di Lingkungan Sekitarnya. Media Karya Kesehat. 2019;2(2):218–25.
Mashudi S, Nasriati R, Octaviani E. Terapi Okupasi Sebagai Sarana Peningkatan Kesehatan Jiwa Penderita Skizofrenia. J Abdidas. 2020;1(5):313–7.
Jatinandya MPA. Terapi Okupasi Pada Pasien Dengan Halusinasi Di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas. J Keperawatan Muhammadiyah Sept 2020. 2020;(September):295–301.
Wijayanti, N.M, Candra, I.W, Ruspawan I. Terapi okupasi aktivitas waktu luang terhadap perubahan gejala halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia. J Gema Keperawatan. 2010;7 No.1:1–7.
Halusinasi G, Rsj DI, Soerodjo P, Saptarani N, Erawati E, Sugiarto A. Studi Kasus Aktivitas Menggambar Dalam Mengontrol. 2020;3(1).
Fitri NY. Pengaruh Terapi Okupasi terhadap Gejala Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Halusinasi Pendengaran Rawat Inap di Yayasan Aulia Rahma Kemiling Bandar Lampung. J Kesehat Panca Bhakti Lampung. 2019;7(1):33.
Candra IW, Rikayanti NK. Perubahan Halusinasi Pada Pasien Skizofrenia. J Gema Keperawatan. 2011;(2010):1–7.
Kaharingan E, Bidjuni H, Karundeng M. Pengaruh Penerapan Terapi Okupasi Terhadap Kebermaknaan Hidup Pada Lansia Di Panti Werdha Damai Ranomuut Manado. J Keperawatan UNSRAT. 2015;3(2):107312.
Hidayat J. Pengaruh Terapi Okupasi Aktivitas Waktu Luang Terhadap Perubahan Gejala Halusinasi pada Pasien. 2021;(January).
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).









