Pengembangan Instrumen Smart Parenting pada Anak Usia 0-3 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.33992/jgk.v16i1.2501Keywords:
anak usia 0-3 tahun, smart parenting, tumbuh kembangAbstract
Disorders of child development have the potential to become long-term health problems. This can be prevented by carrying out child development assessments that are carried out independently by parents. However, the instruments for assessing growth and development are still conventional in the form of paper base, can only be used by health workers, and cannot be accessed by families so it would be less effective in early detection of disorders of child development. This study aimed to evaluate instruments for assessing the growth and development of children aged 0-3 years. The research design is descriptive with a Research and Development approach. This research was conducted in four villages in the Working Area of Puskesmas III Kintamani in August-September 2022. Data was collected by evaluating 284 growth and development assessment forms and Focus Group Discussions attended by seven mothers with children aged 0-3 years. The results showed that six elements in the growth and development assessment form were not found, namely the elements of the instrument usage guide, parental knowledge, assessment parameters, early detection of growth and development scores, management algorithms according to scores and health education about child growth and development. Meanwhile, there were 10 elements found but not appropriate in the child development assessment form. Participants in the Focus Group Discussion have provided input, so it is necessary to continue preparing strategic issues and consulting experts.
Â
Â
References
Direktorat Kesehatan Departmen Kesehatan Keluarga. Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan lntervensi Dini Tumbuh Kembang Anak. 2016. p. 59.
Centers for Disease Control and Prevention. Milestone Moments. 2021.
Ana KD, Biyanti, DW. Hubungan peran orangtua dalam menstimulasi perkembangan dengan perkembangan motorik usia prasekolah di TK Pertiwi Desa Kesambi Kab. Kudus. Publikasi Riset Kesehatan Untuk Daya Saing Bangsa. 2017; 38–43.
Pramita P, Budi U, Kemal N. Model Konsep Perancangan Sistem Informasi Mobile Parenting untuk Pemantauan Tumbuh Kembang Balita di Daycare. Jurnal Pendidikan Tambusai. 2022; 6 (1): 999–1007.
Annisa SP, Tesza RP, Putri R. Peningkatan Kemandirian Ibu Dalam Screening Pertumbuhan menggunakan Aplikasi Siantik di Desa Bencah Kecamatan Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan. 2022; 1(1): 15–21.
Ni Luh Putu Inca BA, Ni Wayan Suniyadewi, I Dewa Ayu Rismayanti, Virgianti, NF, Resti U, Arifal A, Nursalam N, et al. Development and Validation of Android Based Mobile App for Diabetic Foot Early Self-Assessment. Malaysian J. Public Heal. Med. 2022; 22 ( 2): 95–102.
I Gede Agus N, I Made Sukarja, I Wayan Sukawana, Ni Made Juniari. Edukasi Media Audiovisual Meningkatkan Kesiapsiagaan Siswa dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi. Jurnal Gema Keperawatan. 2022; 15 (2): 160–171.
Rusmiati, Istichomah, Nora R. Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Pencapaian Tumbuh Kembang Balita Usia 4-5 Tahun Di PAUD Pertiwi Desa Talok Kec. Pangkah Kab. Tegal Tahun 2014. Politeknik Harapan Bersama. p. 1–3.
Ririn MZ, Suci A. Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua tentang Stimulasi Tumbuh Kembang terhadap Perkembangan Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Baru. J. Ners Indonesia. 2019; 8 (1): 9–10.
Dela MI, Margareta R, Rika S. Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia 0-6 Tahun Berbasis Aplikasi Android. Wellness and Healthy Magazine. 2019; 1(1): 115–124.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).









