Therapy Okupasi dan Kognitif Lansia
DOI:
https://doi.org/10.33992/jgk.v9i1.2498Keywords:
Therapy Okupasi, Kognitif, LansiaAbstract
This study aims to determine the relationship of occupational therapy with cognitive status in the elderly. This study was designed as retrospective study a comparative studied that conducted on a sample of 60 people are selected for each by simple random sampling. From the analysis found there was relationship between occupational therapy with cognitive state of elderly with Chi-Square scores was 34.2 and p = 0.00 (P <0.05) and OR of 55 at α> 0.05 CI: (11141-271509). Which means that elderly people who do not to do occupational therapy 55 times more likely to experience cognitive decline compared to the elderly given occupational therapy.
Â
References
Anonim. 2012.Hippocampus Function.Available: http://www.news medical.net/health/Hippocampus Functions-%28Indonesian%29.aspx.18 (18 Februari 2013)
Anonim.2012. Jumlah Lansia Sedunia 1 Miliar dalam 10 Tahun. Available: http://www.metrotvnews.com/metrolife/news/2012/10/04/108496/Jumlah-Lansia-Sedunia-1-Miliar-dalam-10-Tahun/11 (26 November 2012)
Bali Antara News.2010. Jumlah Lansia di Bali Mengkat 10 Persen. Available: http://bali.antaranews.com/berita/7320/jumlah-lansia-di-bali-meningkat 10-persen (25 November 2012)
Brunner and Suddart. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC
Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung. 2012. Profil Kesehatan Kabupaten Klungkung. Laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung.
Clark, et.al, 2007. Occupational Therapy for Independent-Living Older
Adult.American Medical Association. 278(16): 1321-1326
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2012. Peningkatan Jumlah Penduduk Lanjut Usia.Available :http://depkes.go.id ( 25 November 2012).
Gamberini, et.al. 2006. Cognition, technology and games for the elderly: An introduction to ELDERGAMES Project. PsychNology Journal. 4(3): 285-308
Komisi Nasional Lanjut Usia. 2010. Profil Penduduk Indonesia. Available: http://www.komnaslansia.or.id/modules.php?name=News&file=print&sid=59 (25 November 2012)
Nasir, Abdul dan Abdul Muhith.2011. Dasar-dasar Keperawatan Jiwa. Jakarta: Salemba medika.
Nursalam . 2011. Konsep & Metode Keperawatan (ed. 2) .Jakarta: Salemba Medika
Papalia, Diane E, dkk. 2008. Human development (bagian v s/d IX). Jakarta: Kencana prenada media group
Santoso, Hana dan Hana Ismail. 2009. Memahami Krisis Lanjut Usia. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Setiati, Siti, Kuntjoro Harimurti, Arya Govinda Roosheroe. 2006. Proses Menua dan Implikasi Kliniknya. Dalam: Buku Ajar Ilmu
Penyakit Dalam, Edisi IV. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Sulianti, A. t.t. Pemanfaatan Momen 17-Agustusan Sebagai Sarana LatihanOlahraga Rekreasi Terapeutik Untuk Lansia.Available:http://www.koni.or.id/files/documents/journal/2 (28 Februari 2013)
Susana, Sarka Ade dan Hendarsih, Sri.2012. Terapi Modalitas kesehatan jiwa. Jakarta: EGC
Sutarto, J. Tito dan Cokro C. Ismul .2008.Pensiun bukan akhir segalanya.Jakarta: Gramedia pustaka utama.
Zulsita, Arni. 2010. Gambaran Kognitif pada Lansia di RSUP H. Adam.Available: repository.usu.ac.id (25 Juni 2013)
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).