Pendidikan Kesehatan dengan Media Audiovisual Mempengaruhi Perilaku Pasien TB Paru dalam Pencegahan Infeksi Nosokomial COVID-19 di Puskesmas
DOI:
https://doi.org/10.33992/jgk.v14i2.1809Keywords:
Pendidikan kesehatan, Media audiovisual, Perilaku, Infeksi nosokomial, COVID-19Abstract
References
Kemenkes RI (2017) ‘Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2017 Tentang Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan’, 6, pp. 5–9.
Soedarto, S. (2016) Infeksi Nosokomial di Rumah Sakit. 1st edn. Jakarta: Sagung Seto. Available at: https://www.researchgate.net/publication/310293816.
Dinas Kesehatan Provinsi Bali (2019) Profil Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2019. Denpasar: Denpasar.
Kemenkes RI (2020) ‘Protokol Tata Laksana Pasien TB Dalam Masa Pandemi COVID-19 Edisi II (30 Maret 2020)’. Available at: http://www.stoptb.org/assets/documents/COVID/Protocol for TB Services During Covid-19 Pandemic_2nd Ed.pdf.
Arikunto, S. (2017) Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Kholid, A. (2014) Promosi Kesehatan. Jakarta: Jakarta: Raja Grafindo.
Notoatmodjo, S. (2018) Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. Jakarta: Jakarta: Rineka Cipta.
Safitri, W. et al. (2020) ‘Edukasi Dengan Media Audiovisual Terhadap Perilaku Cuci Tangan Pada Keluarga Pasien Rawat Inap’, Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, pp. 183–192. doi: 10.34035/jk.v11i2.446.
Bili, S., Telly, M. and Tanaem, N. F. D. (2019) ‘Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Audio Visual Terhadap Perilaku Pencegahan Penularan Pada Keluarga Dengan Tuberkulosis Paru’, Chmk health journal volume 3, nomor 2 april 2019, 3(April).
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).