Metode Pendidikan Sebaya dan Metode Ceramah dalam Meningkatkan Pengetahuan Siswa tentang HIV/Aids
DOI:
https://doi.org/10.33992/jgk.v6i1.1663Keywords:
Pendidikan sebaya, Ceramah, HIV/AIDSAbstract
References
Bahri dan Zain. 2006. Strategi Belajar Mengajar.Jakarta : Rineka Cipta
DepKes. 2006. Modul Pelatihan Kader Kesehatan Remaja. Jakarta : Ditjen Kesehatan
Keluarga
Djamarah, Bahri. 2006. Startegi Belajar mengajar. Jakarta: Rineka Cipta
Kusriani. 2009. Pengaruh Metode Sebaya dalam meningkatkan pengetahuan ibu dasa wisma tentang kehamilan resiko tinggi di lingkungan Bhineka Asri Kuta Utara.
KPAN. 2010. Strategi dan Rencana Aksi Nasional Penanggulangan HIV/AIDS 2010-2014. Jakarta : KPAN
Murti. 2006. Efektifitas promosi kesehatan dengan peer education pada kelompok dasa wisma dalam upaya penemuan tersangka penderita TB Paru di Kabupaten Badung.
Negara dan Sutarsa. 2008. Lima hal yang siswa perlu ketahui tentang AIDS. Denpasar : KPAD Provinsi Bali
Sholihatun. 2008. Efektifitas metode ceramah dan metode peer konselor terhadap pengetahuan remaja tentang Seks pranikah pada siswa kelas II multimedia SMK Kartini Semarang.
S u h a r t a n a . 2 0 0 4 . P e n d i d i k a n S e b a y a . http://www.Balipost.com, diakses 28 November 2012)
Suryani. 2007. Pendidikan Kesehatan bagian dari promosi Kesehatan. Yogjakarta : Filtramaya
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).