Hubungan Kualitas Pelayanan Antenatal Care dengan Kesiapan Ibu Hamil Trimester III dalam Menghadapi Persalinan pada Era Adaptasi Baru
DOI:
https://doi.org/10.33992/jgk.v14i2.1605Keywords:
Pelayanan antenatal, Kesiapan, Persalinan, AdaptasiAbstract
References
Wurapa AR, Abudey S, Ankomah A, Ayaga AB. Birth Preparedness and Complication Readiness among Pregnant Women in Hohoe Municipality of Ghana. Int J Nov Res Healthc Nurs. 2016;3(2):93–104.
Gitanurani Y. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesiapan Persalinan di Puskesmas Jetis I Bantul Yogyakarta. Keperawatan Matern. 2017;
Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2020.
Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Profil Kesehatan Provinsi Bali
Tahun 2019. Provinsi Bali; 2019.
Dinas Kesehatan Buleleng. Profil Kesehatan Kabupaten Buleleng 2019. Kabupaten Buleleng; 2019.
SDKI. Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia. Jakarta; 2017.
Gebre M, Gebremariam A, Abebe TA. Birth preparedness and complication readiness among pregnant women in Duguna Fango District, Wolayta Zone, Ethiopia. PLoS One. 2015;10(9):1–12.
Kemenkes RI. Pedoman Pelayanan Antenatal, Persalinan, Nifas dan Bayi Baru Lahir di Era Adaptasi Kebiasaan Baru. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2020. 1–112 p.
Oktafiana D, Nugraha DP, Mangenjali N. Hubungan Kunjungan Antenatal Care (ANC) dengan Kesiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Sradakan Bantul. 2016;1–8.
Hamidiyah A, Hidayati N. KUALITAS ANTENATAL CARE DENGAN KEPUASAN IBU HAMIL. Oksitosin. 2018;V(2):125–119.
Rohayati E. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas
Antenatal terhadap Persalinan dengan Komplikasi di UPTD Puskesmas Cikijing Kabupaten Majalengka Tahun 2018. 2020;8(1):63–81.
Kemenkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 97 Tahun 2014 Tentang Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, dan Masa Sesudah Melahirkan, Penyelenggaraan Pelayanan Kontrasepsi, serta Pelayanan Kesehatan Seksual. Indonesia; 2014.
Kemenkes RI. PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2019 TENTANG STANDAR TEKNIS PEMENUHAN MUTU PELAYANAN DASAR PADA STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KESEHATAN. Indonesia; 2019 p. 139.
Naha MK, Handayani S. Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Persalinan Dengan Kesiapan Menghadapi Persalinan Pada Trimester III di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta. J Keperawatan Respati Yogyakarta. 2018;5(1):56–61.
Jannah N. Buku Ajar Asuhan Kebidanan: Kehamilan. Yogyakarta: Penerbit ANDI; 2012. 109–159 p.
Putranti VPT. Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang Persalinan dengan Kesiapan Primigravida dalam Menghadapi Persalinan. Universitas Sebelas Maret; 2014.
Delmaifanis, Dkk. PERAN KELAS AYAH DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS ANTENATAL CARE. IAKMI J Kesehat Masy Indones. 2021;2(1):1–8.
Hendarwan H. Kualitas Pelayanan Pemeriksaan Antenatal oleh Bidan di Puskesmas. Bul Penelit Kesehat. 2018;46(2):97–108.
Muchie KF. Quality of antenatal care services and completion of four or more antenatal care visits in Ethiopia: A finding based on a demographic and health survey. BMC Pregnancy Childbirth. 2017;17(1):1–7.
Afulani PA, Buback L, Essandoh F, Kinyua J, Kirumbi L, Cohen CR. Quality of antenatal care and associated factors in a rural county in Kenya: An assessment of service provision and experience dimensions. BMC Health Serv Res. 2019;19(1):1–16.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).