Lama Penggunaan Kontrasepsi Depo Medroksi Progesteron Asetat dengan Indeks Massa Tubuh dan Kadar Kolesterol Total
DOI:
https://doi.org/10.33992/jgk.v14i1.1563Keywords:
Lama pemakaian, DMPA, IMT, KolesterolAbstract
References
Central Intelligence Agency. The World Factbook — Country Comparison: Population. CIA Office of Public Affairs. 2017.
BKKBN. Survei Demografi Dan Kesehatan : Kesehatan Reproduksi Remaja 2017. Badan Kependud dan Kel Berencana Nas. 2017;
Kemenkes RI. Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017. 2017.
Kementerian Kesehatan RI Badan Penelitian dan Pengembangan. Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2018.
Sari F. Studi Komparasi Kadar Glukosa Darah Sewaktu akseptor KB suntik kombinasi dan progestin di Bpm Yosi Trihana Kabupaten Klaten Jawa Tengah. J Kesehat. 2017;8.
Hartanto. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta : Sinar Harapan.; 2010.
Dalam T, Ngesti, Herawati, Tutik, Saragih L. Lama Pemakaian Alat Kontrasepsi Hormonal Suntik DMPA dan Gangguan Kardiovaskuler Poltekkes Kemenkes Malang. 2015;
Agustiyanti, Fatimah, Aruben. Hubungan Asupan Makanan Aktivitas Fisik dan Penggunaan Kontrasepsi Hormonal dengan Kadar Kolesterol darah (Studi Pada Wanita Keluarga Nelayan usia 30-40 tahun Di Tambak Lorok Semarang tahun 2017. 2017;
Ratna Novalia Sari. Kontrasepsi Hormonal Suntik Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) sebagai Salah Satu Penyebab Kenaikan Berat Badan. 2015;
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).









