Hubungan Kebiasaan Merokok Orang Tua dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita
DOI:
https://doi.org/10.33992/jgk.v13i2.1319Keywords:
Toddler, Pneumonia, Kebiasaan merokokAbstract
Pneumonia is a disease caused by bacteria pneumococcus, staphylococcus, streptococcus, and viruses. The causes of pneumonia are divided into intrinsic factors and extrinsic factors. The type of research used in this study was non-experimental research with a type of correlational research and cross sectional approach using non probability sampling with purposive sampling. The number of samples is 56 toddlers. This research was conducted in April to May 2019. Data collection using a questionnaire. The results showed that parents with the most smoking habits aged 30 years, with male sex (80.4%), work for self-employed or service traders (35.8%), high school education or SMK (50%), current smoking status (62.5%), no smoking (37.5%), duration of smoking <10 years (44.6%), and active smokers (62.5%). Hypothesis testing uses the chi square test and multiple logistic regression with p values of 0.024 each and the most related variable is the type of smoker with an OR value of 19.00.
References
Kemenkes R. PROFIL KESEHATAN INDONESIA TAHUN 2013. Vol. 14, Journal of Physics A: Mathematical and General. 2014. 2171–2172 p.
Kementerian Kesehatan RI. HASIL UTAMA RISKESDAS 2018. 2018;
Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Data Pneumonia Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Bali; 2018.
Mokoginta D, Arsin A, Sidik D. Faktor resiko kejadian pneumonia pada anak balita di Wilayah kerja Puskesmas Sudiang Kota Makasar. 2013;5.
Kusuma N, Sri W, Sukini T. Hubungan antara paparan asap rokok dengan kejadian ISPA pada balita di Desa Pucung Rejo Kabupaten Magelang. J Kebidanan. 2015;4(8):18–26.
Riskesdas. Riset Kesehatan Dasar Kementerian RI. Vol. 6, Proceedings, Annual Meeting -Air Pollution Control Association. 2013.
Riskesdas Bali. Riskesdas Dalam Angka Provinsi Bali 2013. Vol. 239. 2013. 77 p.
Kemenkes. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2009. 9. Kemenkes RI. GERMAS Wujudkan Indonesia Sehat. 2016.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).