HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN DIABETIK NEUROPATI PERIFER PADA PASIEN DM TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ABIANSEMAL II TAHUN 2019

I Dewa Putu Gede Putra Yasa, I Kadek Oki Wanjaya, VM Endang SP Rahayu, I Gusti Ayu Ari Rasdini

Abstract


Diabetes mellitus (DM) tipe 2 terjadi akibat resistensi insulin yang menyebabkan glukosa darah tinggi dan apabila terus menerus tidak terkontrol dapat menimbulkan beberapa komplikasi salah satu diantaranya yaitu diabetik neuropati perifer. Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan mengubah gaya hidup dengan cara meningkatkan aktivitas fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan diabetik neuropati perifer. jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian korelasional dengan rancangan cross sectional. penelitian dilakukan di Puskesmas Abiansemal II dengan jumlah responden sebanyak 78 yang dipilih dengan consecutive sampling. Variabel diabetik neuropati perifer diukur dengan kuisioner DNS dan variabel aktivitas fisik menggunakan kuisioner IPAQ. Hasil penelitian menunjukkan 40 responden (51,3%) berjenis kelamin laki-laki dengan rata-rata usia 62,8 tahun dan 53 responden (67,9%) masih bekerja. Tingkat aktivitas fisik tertinggi berada pada tingkatan aktivitas sedang sebanyak 58 responden (74,4%), aktivitas rendah sebanyak 15 responden (19,2%) dan 50 responden (64,1%) mengalami diabetik neuropati perifer. uji hipotesis menggunakan uji chi square dengan nilai p value 0,022 (α = 0,05). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan diaberik neuropati perifer.

Keywords


aktivitas fisik, diabetik neuropati perifer, diabetes mellitus tipe 2

References


PERKENI. Pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di indonesia 2015. Jakarta: PB. PERKENI; 2015. 1-79 hal.

WHO. Diabetes [Internet]. WHO. 2018. Tersedia pada: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diabetes

International DiabetesFederation. IDF Diabetes Atlas 8th Edition [Internet]. 2017. 155 hal. Tersedia pada: http://www.idf.org/sites/default/files/EN_6E_Atlas_Full_0.pdf

Kementerian Kesehatan RI. Hasil Utama Riskesdas 2018. Jakarta; 2018.

Smeltzer SC, Bare BG. Buku Ajar Keperawatan Medikal-Bedah Brunner & Suddart. 12 ed. Jakarta: EGC; 2013. 212 hal.

NIDDK. Diabetic Neuropathy [Internet]. 2018 [dikutip 8 November 2018]. Tersedia pada: https://www.niddk.nih.gov/health-information/diabetes/overview/preventing-problems/nerve-damage-diabetic-neuropathies

Fitri KY, Utami N. Peran Dukungan Keluarga dalam Mencegah Neuropati Perifer The Role of Family Support in Preventing Peripheral Neuropathy. J Medula Unila. 2016;5(2):41–7.

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Penatalaksanaan Diabetes Melitus Terpadu. In: 2 ed. Jakarta: Badan Penerbit FKUI; 2013. hal. 33.

Nurayati L, Adriani M. Hubungan Aktifitas Fisik dengan Kadar Gula Darah Puasa Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. J Penelit. 2017;80–7.

Rahmawati A. PENGARUH KETERATURAN BEROBAT TERHADAP KEJADIAN NEUROPATI DIABETIK TIPE 2 INFLUENCE THE REGULARITY OF TREATMENT OF TYPE 2 DIABETIC NEUROPATHIES. J Wiyata. 2017;4(2):157–64.

Bataha YB. Hubungan Pola Aktivitas Fisik dan Pola Makan dengan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melilitus Tipe II di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Pancaran Kasih GMIM Manado. e-journal Keperawatan (e-Kp). 2017;5(1).

WHO. WHO _ Prevalence of insufficient physical activity [Internet]. WHO; 2018. Tersedia pada: https://www.who.int/gho/ncd/risk_factors/physical_activity_text/en/

Setiati S. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. V. Jakarta: InternaPublishing; 2009.

ADA. American Diabetes Complete Guide Association To Diabetes. 4th ed. Alexandria, Virginia: American Diabetes Association; 2011.

Suyanto, Susanto A. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian neuropati perifer diabetik. J Keperawatan dan Pemikir Ilm. 2016;2(6):1–7.

Rosyida K, Kusumaningrum NSD. Gambaran Neuropati Perifer Di Semarang: Studi Cross-Sectional. J Luka Indones [Internet]. 2017;2(3):137–44. Tersedia pada: http://jurnalluka.etncentre.co.id/index.php/jli/article/view/31

Purwanti OS. KEJADIAN ULKUS KAKI PADA PASIEN DIABETES. Pros Semin Ilm Nas Kesehat. 2010;130–4.

Linggar Andatu R. Hubungan Antara Durasi Menderita Diabetes Melitus dengan Angka Kejadian Neuropati Diabetik. 2016;

Nandar S. BUKU AJAR NEUROPATI ( TEXTBOOK OF NEUROPATHY ). 2018;(July 2014).

Saralangi R. Hubungan olahraga dengan kejadian komplikasi diabetes mellitus tipe 2. 2016;

Wulandari I. Pengaruh Senam Kaki Diabetik Dan Terapi Kelereng Terhadap Neuropati Perifer Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Faletehan Heal J. 2017;4(5):271–6.

ADA. Lifestyle Management. 2017;40(January):33–43.

Novitasari R. DIABETES MILLETUS. I. Yogyakarta: Nuha Medika; 2012.

Rendi MC, TH M. ASUHAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH DAN PENYAKIT DALAM. Yogyakarta: Nuha Medika; 2012.





Creative Commons License

Jurnal Gema Keperawatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.