Hubungan Aktivitas Fisik dengan Diabetik Neuropati Perifer pada Pasien DM Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Abiansemal II Tahun 2019
DOI:
https://doi.org/10.33992/jgk.v13i1.1173Keywords:
Aktivitas fisik, Diabetik neuropati perifer, Diabetes mellitus tipe 2Abstract
References
PERKENI. Pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di indonesia 2015. Jakarta: PB. PERKENI; 2015. 1-79 hal.
WHO. Diabetes [Internet]. WHO. 2018. Tersedia pada: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diabetes
International DiabetesFederation. IDF Diabetes Atlas 8th Edition [Internet]. 2017. 155 hal. Tersedia pada: http://www.idf.org/sites/default/files/EN_6E_Atlas_Full_0.pdf
Kementerian Kesehatan RI. Hasil Utama Riskesdas 2018. Jakarta; 2018.
Smeltzer SC, Bare BG. Buku Ajar Keperawatan Medikal-Bedah Brunner & Suddart. 12 ed. Jakarta: EGC; 2013. 212 hal.
NIDDK. Diabetic Neuropathy [Internet]. 2018 [dikutip 8 November 2018]. Tersedia pada: https://www.niddk.nih.gov/health-information/diabetes/overview/preventing-problems/nerve-damage-diabetic-neuropathies
Fitri KY, Utami N. Peran Dukungan Keluarga dalam Mencegah Neuropati Perifer The Role of Family Support in Preventing Peripheral Neuropathy. J Medula Unila. 2016;5(2):41–7.
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Penatalaksanaan Diabetes Melitus Terpadu. In: 2 ed. Jakarta: Badan Penerbit FKUI; 2013. hal. 33.
Nurayati L, Adriani M. Hubungan Aktifitas Fisik dengan Kadar Gula Darah Puasa Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. J Penelit. 2017;80–7.
Rahmawati A. PENGARUH KETERATURAN BEROBAT TERHADAP KEJADIAN NEUROPATI DIABETIK TIPE 2 INFLUENCE THE REGULARITY OF TREATMENT OF TYPE 2 DIABETIC NEUROPATHIES. J Wiyata. 2017;4(2):157–64.
Bataha YB. Hubungan Pola Aktivitas Fisik dan Pola Makan dengan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melilitus Tipe II di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Pancaran Kasih GMIM Manado. e-journal Keperawatan (e-Kp). 2017;5(1).
WHO. WHO _ Prevalence of insufficient physical activity [Internet]. WHO; 2018. Tersedia pada: https://www.who.int/gho/ncd/risk_factors/physical_activity_text/en/
Setiati S. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. V. Jakarta: InternaPublishing; 2009.
ADA. American Diabetes Complete Guide Association To Diabetes. 4th ed. Alexandria, Virginia: American Diabetes Association; 2011.
Suyanto, Susanto A. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian neuropati perifer diabetik. J Keperawatan dan Pemikir Ilm. 2016;2(6):1–7.
Rosyida K, Kusumaningrum NSD. Gambaran Neuropati Perifer Di Semarang: Studi Cross-Sectional. J Luka Indones [Internet]. 2017;2(3):137–44. Tersedia pada: http://jurnalluka.etncentre.co.id/index.php/jli/article/view/31
Purwanti OS. KEJADIAN ULKUS KAKI PADA PASIEN DIABETES. Pros Semin Ilm Nas Kesehat. 2010;130–4.
Linggar Andatu R. Hubungan Antara Durasi Menderita Diabetes Melitus dengan Angka Kejadian Neuropati Diabetik. 2016;
Nandar S. BUKU AJAR NEUROPATI ( TEXTBOOK OF NEUROPATHY ). 2018;(July 2014).
Saralangi R. Hubungan olahraga dengan kejadian komplikasi
diabetes mellitus tipe 2. 2016;
Wulandari I. Pengaruh Senam Kaki Diabetik Dan Terapi Kelereng Terhadap Neuropati Perifer Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Faletehan Heal J. 2017;4(5):271–6.
ADA. Lifestyle Management. 2017;40(January):33–43.
Novitasari R. DIABETES MILLETUS. I. Yogyakarta: Nuha Medika; 2012.
Rendi MC, TH M. ASUHAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH DAN PENYAKIT DALAM. Yogyakarta: Nuha Medika; 2012.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).









