Pengaruh Tapas Acupressure Technique Terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien Hipertensi
DOI:
https://doi.org/10.33992/jgk.v16i2.3018Keywords:
Tapas Acupressure Technique, anxiety, hypertensionAbstract
References
Pertiwi, G. H. (2017) Hubungan Tekanan Darah Dengan Tingkat Kecemasan Pada Lansia Santa Angela Di Samarinda, Media Sains, 10(1), pp. 21–27.
Kemenkes RI (2019).Hipertensi Si Pembunuh Senyap, in Widiarti, W. (ed.) Kementrian Kesehatan RI. Jakarta Selatan: Kemenkes RI, pp. 1–5.
Riskesdas, K. (2018). Hasil Utama Riset Kesehata Dasar (RISKESDAS), Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical, 44(8), pp. 1–200.
Dinkes Kabupaten Badung (2018) Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung Tahun 2018. Badung. Available at:http://library1.nida.ac.th/termpaper6/sd/2554/19755.pdf (diakses : 07 Maret 2021).
Suciana, F., Wulan, N. dan Zakiatul, M. (2020).Korelasi Lama Menderita Hipertensi Dengan Tingkat Kecemasan Penderita Hipertensi, CENDEKIA UTAMA Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat STIKES Cendekia Utama Kudus, 9(2), pp. 146–155.
Liao., Wang, Xilin., Liu, Cui., Gu, Zhaoxia., Sun, Lijun., Zhang, Yanbo., Huang, Yueqin., Liu, Zhaorui. (2014). Prevalence and related risk factors of hypertensive patients with comorbid anxiety and/or depression in community: a cross-sectional study. Available at: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24721311/ (diakses : 05 Maret 2021).
Kretchy, I. A., Owusu-Daaku, F. T. and Danquah, S. A. (2014) .Mental health in hypertension: Assessing symptoms of anxiety, depression and stress on anti-hypertensive medication adherence, International Journal of Mental Health Systems, 8(1), pp. 4–9.
Fleming, T. (2007) TAT Professional’s Manual. Redondo Beach.
Sulistyaningsih and Rodi, L. (2012) Tapas Acupressure Technique (TAT) Intervensi untuk Menurunkan Kecemasan pada Pasien Preoperasi, Media Ilmu Kesehatan, 1(3), pp. 145–149.
Hayati, I., Feriansyah, C. dan Muliani, R. (2020) ‘Tapas Acuppresure Technique (TAT) 20 Menit Perhari Dapat Menurunkan Tingkat Kecemasan Korban Pasca Bencana Banjir, Jurnal Riset Keperawatan, 12(2), pp. 269–276.
Sumiatin, T., Yunariyah, B. and Christiawan, M. R. (2013).Hubungan tingkat hipertensi dengan tingkat kecemasan, VI(1), pp. 19–22.
Prasetyorini, H. T. dan Prawesti, D. (2012).Stres Pada Penyakit Terhadap Kejadian Komplikasi Hipertensi Pada Pasien Hipertensi’ Jurnal Stikes, 5(1), pp. 1–10.
Afiani, N. and Wahyuningrum, A. D. (2014). Peran Hipnosis Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Pasien Dengan Hipertensi Primer, Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 2(2).
Syarif Hidayatullah (2018) Hubungan Antara Usia Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Hipertensi di Klinik Islamic Center Samarinda, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur.
Kati, R. K., Opod, H. dan Pali, C. (2018). Gambaran Emosi dan Tingkat Kecemasan pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Bahu, Jurnal e-Biomedik, 6(1).
Napitupulu, I. I. (2019). Gambaran Tingkat Kecemasan Berdasarkan Karakteristik Pada Lansia yang Menderita Hipertensi di Puskesmas Pancur Batu Tahun 2019, pp. 1–14.
Nurhalimah (2015) Modul Bahan Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta: Kemenkes RI
Ariyanto, Q. L. (2018). Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Penderita Hipertensi, pp. 1–14.
Suciana, F., Wulan, N. dan Zakiatul, M. (2020). Korelasi Lama Menderita Hipertensi Dengan Tingkat Kecemasan Penderita Hipertensi, CENDEKIA UTAMA Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat STIKES Cendekia Utama Kudus, 9(2), pp. 146–155.
Laksita, I. D. (2016) Hubungan Lama Menderita Hipertensi Dengan Tingkat Kecemasan Pada Lansia Di Desa Praon Nusukan Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Hawari, D. (2011) Manajemen Stress, Cemas, dan Depresi. Edisi ke-2. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).
Wijaya, A. S. and Putri, Y. M. (2013) Keperawatan Medikal Bedah I. Yogyakarta : Nuha Medika. Available at: http://ucs.sulsellib.net//index.php?p=shw_detail&id=61103 (diakses : 30 April 2021).
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).









