Hubungan Selfcare dengan Kualitas Hidup pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II
DOI:
https://doi.org/10.33992/jgk.v15i2.2236Keywords:
Self care, Kualitas hidup, Diabetes MellitusAbstract
References
Bingga IA. Kaitan kualitas tidur dengan diabetes melitus tipe 2. J Med Huatama. 2021;02.
Zaenab M. Syahid. Literature Review : Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pengobatan Diabetes Mellitus Zaenab. JIKSH J Ilm Kesehat Sandi Husada. 2021;10:147–55.
Chaidir, R and Zuardi IM. Pengaruh Latihan Range Of Motion Pada Ekstremitas Atas Dengan Bola Karet Terhadap Kekuatan Otot Pasien Stroke Non Hemoragi Di Ruang Rawat Stroke RSSN Bukittinggi tahun 2012. AFIYAH. 2014;1(1):1–6.
Arifin H. Hubungan Self Care dengan Kualitas Hidup pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Sinjai. J Ilm Kesehat Diagnosis Vol. 2020;15:406–11.
Purwansyah D. Hubungan Self-Stigma Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Poli Penyakit Dalam RS Tingkat III Baladhika Husada Kabupaten Jember. Universitas Jember; 2019.
Anggraini Berti R. Hubungan Self Care Terhadap Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus : Study Literature. Nurs Sci J. 2021;2:63–74.
Riana L. Gambaran Self Care Penderita Diabetes Mellitus (DM) Di Wilayah Kerja Puskesmas Srondol Semarang. Universitas Diponegoro; 2017.
International Diabetes Federation. IDF Diabetes Atlas. Ninth Edit. Vol. 266, The Lancet. International Diabetes Federation; 2019.
Suni AF. Hubungan Antara Strategi Coping Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II. Universitas Mercu Buana Yogyakarta; 2018.
Tumanggor WA. Hubungan Self Care dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan 2019. Stikes Santa Elisabeth Medan. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan; 2019.
Chaidir R, Wahyuni AS, Furkhani DW. Hubungan Self Care Dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus. J Endur. 2017;2(2):132.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).









