Pengaruh Kualitas Fisik Udara Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Kelas III Di RSUD Giri Emas

Authors

  • Ni Putu Widya Pangestika Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Dewa Ayu Agustini Posmaningsih Poltekkes kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Ni Ketut Rusminingsih Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Mochammad Choirul Hadi Poltekkes kemenkes Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.33992/jkl.v15i2.4852

Keywords:

Kondisi Lingkungan Fisik, Kepuasan Pasien

Abstract

Latar belakang: Kesehatan lingkungan rumah sakit bertujuan untuk menciptakan lingkungan rumah sakit yang sehat dengan memperhatikan aspek fisik, kimia, biologi, radioaktivitas, dan sosial, melindungi sumber daya manusia rumah sakit, pasien, pengunjung, serta masyarakat sekitar dari potensi risiko lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas fisik udara terhadap kepuasan pasien ruang rawat inap kelas III di RSUD Giri Emas. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan metode cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 66 orang pasien. Data primer didapatkan langsung dari hasil jawaban kuesioner wawancara dan hasil pengukuran suhu, kelembaban, pencahayaan, dan kebisingan di ruang rawat inap kelas III RSUD Giri Emas. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 4 parameter Fisik lingkungan hanya 3 parameter yang berhubungan dengan kepuasan pasien yaitu parameter suhu 0,025 (< 0,05), parameter kebisingan 0,006 (< 0,05), dan parameter pencahayaan 0,001 (< 0,05) sedangkan parameter kelembaban tidak berhubungan dengan kepuasan pasien 0,305 (> 0,05). Simpulan: Sehingga dapat disimpulkan untuk kepuasan pasien mayoritas responden sebanyak 38 responden (57,6%) merasa puas dan 8 responden (12,1%) sangat puas, sisanya 20 responden masih merasa kurang puas dan tidak puas hal ini perlu ditindak lanjuti dengan perhatian lebih pada fasilitas rumah sakit seperti AC, peredam suara, pemasangan tirai, humidifier, dan dehumidifier untuk tetap menjaga kepuasan pasien.

References

Ahmad, Haslinah; Antoni, Adi; Napitupulu, Mastiur; Permayasa, N. (2021). Jurnal kesehatan

ilmiah indonesia (indonesian health scientific journal). Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan

Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Mangasa Kota Makassar, 6(2),

–204.

Al‑Abri, R. & Al‑Balushi, A. (2014). Patient Satisfaction Survey as a Tool Towards Quality

Improvement. Oman Medical Journal.

An-Nafi, A. F. (2009). Pengaruh Kenyamanan Lingkungan Fisik Ruang Rawat Inap Kelas III

terhadap Kepuasan Pasien di RSUI Kustati Surakarta.

Andriana Ritje Nendissa, A. A. O. D. J. P. (2022). Gambaran Kondisi Lingkungan Fisik Ruang

Rawat Inap di RS SUMBER HIDUP – GPM KOTA AMBON. MOLUCCAS HEALTH

JOURNAL, 1(4).

Nurlaela, S. (2017). Hubungan Kenyamanan Lingkungan Fisik Ruang Rawat Inap Kelas III

Ruang Kenanga Dengan Kepuasan Pasien di RSUD Kabupaten Ciamis. Skripsi STIKes Respati

Tasikmalaya, 13(3), 1576–1580.

Permenkes. (2016). PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR

TAHUN 2016 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KESEHATAN.

Permenkes. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019

tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit.

Permenkes. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020

Tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit.

Permenkes. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023

tentang Peraturan Pelaksana Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan

Lingkungan.

Permenpanrb. (2017). PERMENPANRB REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2017

TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT UNIT

PENYELENGGARA PELAYANAN PUBLIK DENGAN. https://doi.org/10.1016/0014

(75)90518-2

Rakhman, Fakhryan; Fitriani, A. D. J. (2022). Rumah sakit dalam menjalankan pelayanan

kesehatan yang sudah diatur secara teknis termasuk lingkungan fisik rumah sakit . Oleh karena

itu dalam membangun rumah sakit harus direncanakan sesuai dengan standar dan kaidah

kaidah yang berlaku yang juga sudah d. 13(1), 93–100.

Saanin, A. P., Rumengan, G., Ulfa, L., & Rustandy, J. (2022). Hubungan Kepercayaan, Kualitas

Pelayanan, Kewajaran Harga, dan Lingkungan Fisik Terhadap Kepuasan Pasien Pada Unit

Rawat Inap RS Azra Kota Bogor Provinsi Jawa Barat. Jurnal Manajemen Dan Administrasi

Rumah Sakit Indonesia (MARSI), 6(2), 182–186. https://doi.org/10.52643/marsi.v6i2.2582

Setyawati, A. ;, & Hanny, R. (2020). Pengaruh Lingkungan Fisik Dan Pelayanan Terhadap

Kepuasan Pasien Upt Puskesmas Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan. Jurnal Manajemen &

Bisnis Kreatif, 5(2), 81–91. https://doi.org/10.36805/manajemen.v5i2.1032

Undang-Undang Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17

Tahun 2023 tentang Kesehatan. http://www.amifrance.org/IMG/pdf_HM9_Mental_Health.pdf

Wensley et al. (2017). A framework of comfort for practice: An integrative review identifying

the multiple influences on patients’ experience of comfort in healthcare settings. International

Journal for Quality in Health Care, 29(2), 151–162.

Published

2025-12-11

Issue

Section

Artikel

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.