Peningkatan Pengetahuan Masyarakat mengenai Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dan Pencegahan Demam Berdarah Dengue di Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali

Penulis

  • I Made Bulda Mahayana Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Dewa Ayu Agustini Posmaningsih Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • I Nyoman Sujaya Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Anysiah Elly Yulianti Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Kadek Banawestri Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Komang Ayu Sri Yanti Poltekkes Kemenkes Denpasar, Iran, Republik Islam

DOI:

https://doi.org/10.33992/jpms.v5i4.3722

Kata Kunci:

Pola Hidup Bersih dan Sehat, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, Demam Berdarah Dengue

Abstrak

Pada pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Denpasar di UPTD Puskesmas Selat Kabupaten Karangasem, salah satu kegiatan yang dilakukan adalah melakukan pengabdian masyarakat kepada masyarakat di Kecamatan Selat. Tujuan Pengabdian masyarakat dilakukan untuk dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat melalui pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat tentang Sarana Pembuangan Air Limbah di Desa Amerta Bhuana, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem dan penyuluhan tentang Pencegahan Demam Berdarah Dengue dengan melakukan 3M+ di SD N 3 Sebudi. Pemilihan Desa Amerta Bhuana sebagai tempat pengabdian masyarakat dikarenakan masih banyak masyarakat yang membuang limbah domestik ke kebun yang bisa mengakibatkan terjadinya sumber penyakit. Metode yang di gunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu diskusi informasi mengenai materi pemicuan terkait Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga, dan penyuluhan dengan materi pencegahan Demam Berdarah Dengue serta demonstrasi praktik tentang pembuatan Sarana Pembuangan Air Limbah. Hasil pengabdian masyarakat pemicuan ini yang diperoleh belum adanya kesepakatan antar fasilitator maupun masyarakat dalam pembuatan Sarana Pembuangan Air Limbah, sehingga pemicuan yang dilakukan dapat dikatakan belum berhasil dan penyuluhan didapatkan hasil bahwa siswa kelas 6 SD Negeri 3 Sebudi sangat antusias dan memahami mengenai 3M+ (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang + Kegiatan pendukung). Diharapkan masyarakat meningkatkan kesadaran untuk menyediakan sarana penampungan limbar domestik dan bagi siswa agar bisa menerapkan perilaku 3M+ untuk mencegah Demam Berdarah Dengue.

Referensi

Chandra,Budiman, 2007, Pengantar Kesehatan Lingkungan, Medan, Penerbit Buku Kedokteran ECG.

Arifin, H. 2009. Pasar Tradisional Versus Modern. Available from: http://hilmiarifin.com/pasar-tradisional-vs-pasar-modern/

Suparlan,2008, Pedoman Pengawasan Sanitasi Tempat-Tempat Umum, Surabaya, Merdeka.

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nomor 519/Menkes/VI/2008, Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pasar sehat.

Peraturan Menteri Dalam Negeri No 4 tahun 2007, Tentang Pengelolaan Pasar Desa

Depkes RI, 2002, Konsep Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Depkes RI, 2007, Tujuan Mencuci Tangan

Stiawati, T. (2021) ‘Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) untuk Merubah Perilaku Hidup Sehat di Kelurahan Kasunyatan Kota Serang Provinsi Banten’, Sawala : Jurnal Administrasi Negara, 9(2), pp. 179–191. doi:10.30656/sawala.v9i2.3607.

Diterbitkan

2023-10-06

Cara Mengutip

Bulda Mahayana, I. M., Posmaningsih, D. A. A., Sujaya, I. N., Yulianti, A. E., Banawestri, K., & Sri Yanti, K. A. (2023). Peningkatan Pengetahuan Masyarakat mengenai Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dan Pencegahan Demam Berdarah Dengue di Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat, 5(4), 19–27. https://doi.org/10.33992/jpms.v5i4.3722

Terbitan

Bagian

Articles

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.