Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk Menciptakan Masyarakat Sehat di Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali

Authors

  • I Ketut Aryana Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Dewa Ayu Agustini Posmaningsih Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • I Wayan Sali Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • I Nyoman Sujaya Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Putu Ledy Priska Somayani Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Ni Putu Gita Ardian Pinatih Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33992/jpms.v6i1.3725

Keywords:

PKL, Puskesmas Klungkung II, Pelayanan Kesehatan

Abstract

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat yang selanjutnya disebut Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif di wilayah kerjanya. Pelayanan kesehatan lingkungan merupakan wahana masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan lingkungan dan masalah penyakit berbasis lingkungan dengan bimbingan, penyuluhan, dan bantuan teknis dari petugas pelayanan kesehatan lingkungan Puskesmas. Tujuan Kegiatan Pelayanan Kesehatan Lingkungan di Puskesmas dilaksanakan didalam gedung dan luar gedung Puskesmas, meliputi Konseling, Inspeksi Kesehatan Lingkungan, dan Intervensi kesehatan lingkungan. Metode penyuluhan menggunakan metode deskriptif observasi, yang meliputi penyiapan materi terkait penyuluhan seperti cuci tangan pakai sabun (CTPS), (PHBS) prilaku hidup bersih dan sehat, kecacingan, DBD, dan TBC dalam bentuk poster dan juga video, penyampaian materi dilakuakn oleh mahasiawa secara bergantian yang ditujukan kepada respinden yaitu siswa/I SD yang ada di Wilayah Kerja UPTD. Puskesmas Klungkung II Tujuan dari semua kegiatan ini adalah untuk menurunkan kejadian penyakit dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang upaya pencegahan penyakit. Semua kegiatan KIE dilakukan di berbagai tempat seperti di sekolah dasar, desa, dan wilayah sekitar tempat tinggal penderita. Dengan adanya kegiatan KIE ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya penyakit.

References

Chandra,Budiman, 2007, Pengantar Kesehatan Lingkungan, Medan, Penerbit Buku Kedokteran ECG.

Arifin, H. 2009. Pasar Tradisional Versus Modern. Available from: http://hilmiarifin.com/pasar-tradisional-vs-pasar-modern/

Suparlan,2008, Pedoman Pengawasan Sanitasi Tempat-Tempat Umum, Surabaya, Merdeka.

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nomor 519/Menkes/VI/2008, Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pasar sehat.

Peraturan Menteri Dalam Negeri No 4 tahun 2007, Tentang Pengelolaan Pasar Desa

Depkes RI, 2002, Konsep Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Depkes RI, 2007, Tujuan Mencuci Tangan

Downloads

Published

2025-05-07

How to Cite

Aryana, I. K., Posmaningsih, D. A. A., Sali, I. W., Sujaya, I. N., Somayani, P. L. P., & Ardian Pinatih, N. P. G. (2025). Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk Menciptakan Masyarakat Sehat di Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat, 6(1), 20–33. https://doi.org/10.33992/jpms.v6i1.3725

Issue

Section

Articles

Citation Check

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.