Pelatihan Teknik Visualsasi Untuk Menurunkan Stres Pada Pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Sukawati I Kabupaten Gianyar Tahun 2019
DOI:
https://doi.org/10.33992/ms.v2i2.1004Abstrak
Degenerative diseases especially diabetes mellitus in indonesia has increased in line with the progress work in social economic and the changing lifestyle .International diabetic federation ( idf ) reckon incidence diabetes mellitus in the world 2012 as many as 371 million people , 2013 increased to 382 million people and diperirakan in the 2035 increased to 592 million people . In indonesia, according to the basic health research ( riskesdas ) years 2013 mentioned an increasing prevalence of diabetes mellitus based on the doctor diagnosis in at age ≥15 year in 2013 as much as 1,5 % and in 2018 2,00 %. as much as. This community service aims to reduce the level of stress in patients with Diabetes Mellitus. Using training methods, conduct stress level measurements before and after training, with a total target of 20 people. Data analysis using Paired Sample T-Test. The results show there is the influence of training visualize on the level of stress patients diabetes mellitus with p value much as 0.021 ( & lt; 0.05 ) .Suggested in research locations to consider the use of visualize as one of the act of to reduce the level of stress patients diabetes mellitus and to respondents to conduct visualize continuously in any given period of time .
Key Words: Diabetes Mellitus, Stress, Visualisasi
Referensi
Wiardani, Sariasih, Swandaru, 2012. Indeks Glikemik Menu Makanan Rumah Sakit dan Pengendalian Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Rawat Inap di RSUP Sanglah Denpasar, Jurnal Skala Husada Volume 9 Nomor 1 April 2012 : 44-50
Triyanisya, 2013. Jumlah Penyandang Diabetes di Indonesia terbanyak ketujuh di dunia, Metrotvnews (online), available: http://microsite.metrotvnews.com/lifestyle/read/2013/11/14/991/195653/jumlah-Penyandang-Diabetes-di -Indonesia-Terbanyak-Ketujuh-di-Dunia (diunduh tanggal 27
Badan Pengembangan dan Penelitian Kesehatan. 2013. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), Jakarta, Kemenkes RI
Majalah Kedokteran ATMAJAYA, Vol 2 No 1Jakarta, Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atmajaya, 2003, hal 62-67
Agus Widodo, 2012, Stres pada penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 dalam melaksanakan program diet di klinik penyakit dalam RSUP Dr Kariadi Semarang, Medica Hospitalia Vol (1) hal. 53-56 dalam https://www.google.co.id/search?q=penelitian+tentang+DM+dan+visualisasi&ei=-wqoVpzdJs6UuASVp73ADg&start=10&sa=N&biw=1366&bih=657 (diunduh tanggal 27 Januari 2016)
Wahyu, Reza. 2012. Teknik Visualisasi untuk Motivasi Belajar (online), available: http://edukasi.kompasiana.com/2012/10/09/teknik-visualisasi-untuk-motivasi-belajar-494313.html, (17 Agustus 2014)
Oberg, E. 2009. Mind Body Techniques to Reduce Hypertension's Chronic Effects. Integrative Medicine Journal, 8 (5).
Gawain, S. 2014. Visualisasi Kreatif Mewujudkan Impian dengan Kekuatan Imajinasi. Yogyakarta: Bright Publisher.
Sumirta, Candra, Ruspawan. 2016. Pengaruh Teknik Visualisasi Terhadap Tingkat Stress Pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Kuta Utara, Kabupaten Badung (Hasil Penelitian)
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).