KEMAMPUAN DAYA LARVASIDA EKSTRAK DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill.) TERHADAP Culex quinquefasciatus

Adhi Setya

Abstract


Abstract

BackgroundCulexquinquefasciatusadalahkelompoknyamuk yang pentingdansalahsatuhama yang seriusdarisudutpandangkesehatanmasyarakat. Pengendalian secara kimiawimerupakanstrategiefektif yang digunakansecaraluassetiapharidikehidupantetapibanyakkonsekuensinegatifdari pemakaiannya. Di antarabiopestisida, tanaman alpukat layak menjadi kandidat penelitian karena kaya akan kandungan fitokimia anti serangga.

Method Penelitian ini merupakan uji eksperimental dengan rancangan studi Post-test With Control yang hasilnya diolah menggunakan analisis probit. Konsetrasi dilakukan dengan delapan variasi (0,1%, 0,05%, 0,025%, 0,0125%, 0,006%, 0,003%, 0,001% dan 0,0007%), dengan masing-masing konsentrasi dilakukan tiga kali pengulangan. Sebagai kontrol positif dalam penelitian ini menggunakan temefos. Jumlah larva instar III yang digunakan tiap perlakuan sebanyak 10 ekor.

Result Dari hasil fitokimia ekstrak ditemukan alkaloid, flavonoid dan saponin. Analisis probit menunjukan lethal consentration (LC 90) terjadi pada konsentrasi 0,0314% dan kontrol positif berada pada konsentrasi 0,01%. Suhu, kelembaban dan pH menunjukan dalam batas aman untuk larva, yaitu secara berurutan 23oC, 68% dan 6.

Conclusion Kemampuan larvasida dari ekstrak daun alpukat berada pada konsentrasi 0,0314%. Hasil ini masih sedikit lebih tinggi dibandingkan kontrol positif (temefos), yaitu 0,01%.

Keywords: Culexquinquefasciatus, daun alpukat, ekstrak, larvasida


Full Text:

PDF

References


Haditomo, Indriantoro. 2010. EfekLarvasidaEkstrakDaunCengkeh (SyzygiumaromaticumL.) TerhadapAedesaegyptiL. SkripsiUiversitasSebelasMaret Surakarta

Irwan, Azidi.,Komari, Noer., Rusdiana. 2007. UjiAktivitasSaponinFraksi n-Butanol Dari KulitBatangKemiri (AleuritesmoluccanaWilld.) Pada Larva NyamukAedesaegypti. JurnalSainsdanTerapan Kimia Vol 1 (2) : 93-101

Nopianti, Surya.,Astuti, Dwi., Darnoto, Sri. 2008. EfektivitasBuahBelimbingWuluh (AverrhoabilimbiL.) UntukMembunuh Larva Nyamuk Anopheles aconitus Instar III. JurnalKesehatan ISSN Vol.1 (2): 103-114

Olajide J. Afolabi , Iyabo A. Simon-Oke, Oluwadoyinsolami O. Elufisan, Mobolanle O. Oniya. 2017. Adulticidal and repellent activities of some botanical oils against malariamosquito: Anopheles gambiae (Diptera: Culicidae). Department of Biology, Federal University of Technology Akure, Ondo State, Nigeria.

Pratama, BangkitAry., Astuti, Dwi.,Ambarwati. 2009. PemanfaatanEkstrakDaunPandan Wangi (Pandanus amaryllifoliusRoxb.) SebagaiLarvasidaAlami. JurnalKesehatan, ISSN Vol. 2 (2) : 115-124

SafiaZoubiri, AoumeurBaaliouamer. 2011. Potentiality of plants as source of insecticide principles. Journal of Saudi Chemical Society. King Saud University.

Sajal Bhattacharya, ProbalBasu. 2016. he Southern House Mosquito, Culex

quinquefasciatus: profile of a smart vector. Journal of Entomology and Zoology Studies. 4(2): 73-81

Shadana, Meidy.,Lesmana, Suri Dwi., Hamidy, M Yulis. 2014. EfekLarvasidaEkstrakEtanolDaunPepaya (Carica papaya) Terhadap Larva Aedesaegypti. Universitas Riau

VeenaPrajapati, A.K. Tripathi *, K.K. Aggarwal, S.P.S. Khanuja. 2005. Insecticidal, repellent and oviposition-deterrent activity of selected essential oils against Anopheles stephensi, Aedesaegypti and Culexquinquefasciatus. Bioresource Technology. Central Institute of Medicinal and Aromatic Plants, P.O. CIMAP, Lucknow, India.




DOI: https://doi.org/10.33992/m.v6i1.237

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Meditory : The Journal of Medical Laboratory



Meditory