Pemberdayaan Kelompok Tani dalam Pembuatan Produk Kesehatan Eco-Enzyme Berbahan Baku Sampah Organik di Desa Wisata Bedugul Kabupaten Tabanan Bali
DOI:
https://doi.org/10.33992/jpms.v6i3.3790Kata Kunci:
Eco-enzyme, Sampah Organik, Kelompok Tani Sayur.Abstrak
Terhentinya bisnis perhotelan, restoran, sekolah, dan perkantoran selama penerapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus Covid-19, berdampak besar terutama bagi petani sayur dan buah di Desa Wisata Bedugul. Tutupnya daerah wisata, hotel, dan restoran di Bali sangat berimbas pada petani sayur dan buah yang harus kehilangan pelanggan yang mendapat suplai sayuran darinya. Hal ini menyebabkan terjadinya penumpukkan sampah organik di beberapa Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) setempat. Sampah organik yang menumpuk di TPA memiliki dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat yang tinggal disekitarnya. Sampah organik dari sayur dan buah tersebut dapat diolah kembali menjadi sebuah produk yang bermanfaat bagi kesehatan, lingkungan, dan memiliki nilai ekonomi yaitu Eco-enzyme. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pemilahan sampah organik, pembuatan Eco-enzyme menjadi produk yang bernilai ekonomi, dan sosialisasi pemanfaatan Eco-enzyme dalam bidang kesehatan dan lingkungan. Metode Pengabdian yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini yaitu pemberdayaan yang meliputi pelatihan, pendampingan, pembuatan produk, dan pengemasan produk. Kegiatan ini dilakukan selama bulan Juni hingga akhir September 2022. Total sasaran yang menjadi responden dalam kegiatan ini adalah 15 orang anggota kelompok tani. Karakteristik  responden berdasarkan umur yaitu sebagian besar berada pada usia produktif yaitu usia 36-45 tahun sebanyak 7 orang (47%). Terdapat peningkatan pengetahuan responden tentang pemilahan sampah organik dan pembuatan produk Eco-enzyme berdasarkan hasil Analisa data dengan Paired T-Test. Selanjutnya Luaran yang dicapai pada kegiatan PKM hari kedua adalah produk Eco-enzyme  sebanyak 175 L serta HaKI dari Buku Saku yg telah dibuat.
Referensi
Purnama, I. N., dan Ardyanti, A. A. A. P. 2017. Peramalan kunjungan wisatawan di obyek wisata Bedugul menggunakan algoritma fuzzy time series. Smartics Journal. Vol. 3(2). 55–58.
Sutomo, Iryadi, R., dan Sujarwo, W. 2019. Bedugul dari Angkasa, Jakarta: LIPI Press, 10-11.
Larasati, D., Astuti, P.J., Maharani, E.T. 2022. Uji Organoleptik Produk Eco-Enzyme dari Limbah Kulit Buah (Studi Kasus Di Kota Semarang). Seminar Nasional Edusainstek. 279-280
Vika, M., Andari, P.S., Maharani, E.T.W. 2020. Perbandingan Uji Organoleptik Pada Delapan Variabel Produk Ekoenzim. Seminar Nasional Edusainstek. 393-395
Arifin, dkk. 2012: Introduction of Eco-enzyme to support organik Farming in Indonesia. Asian Journal of Food and Agro-Industry: 35-358.
Suhaeb, F.W., Umar, F., Said, M.R., Kaseng, E.S., dan Mario. 2022. Peningkatan Pemahaman Keuntungan Berkelompok Pada Pengurus dan Anggota Kelompok Tani Tingkat Pemula di Desa Pancana Kabupaten Barru. HUMANIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. 21 (2). 59-66.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).