Pelatihan Pemanfaatan Lidah Buaya Menjadi Makanan yang Bergizi
DOI:
https://doi.org/10.33992/jpms.v3i3.2045Abstrak
Lidah buaya merupakan tumbuhan super yang memiliki banyak manfaat baik untuk kecantikan maupun kesehatan. Tanaman dengan nama ilmiah Aloe vera ini memiliki beragam vitamin seperti A, B, C, dan E serta 18 jenis asam amino di dalamnya. Lidah buaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Masih banyak orang yang belum mengetahui manfaat lidah buaya untuk kesehatan. Pelatihan pemanfaatan lidah buaya menjadi makanan bergizi berupa es kopyor dan cendol dawet. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada ibu-ibu agar dapat memanfaatkan lidah buaya sebagai makanan bergizi. Pelatihan diberikan kepada ibu-ibu di Desa Caturharjo, Pandak, Bantul Yogyakarta. Kegiatan ini berupa pelatihan pemanfaatan lidah buaya menjadi makanan bergizi yang meliputi penyuluhan tentang manfaat lidah buaya, praktek pembuatan makanan bergizi menggunakan lidah buaya. Di akhir kegiatan, dilakukan post test. Hasil dari kegiatan ini adalah para ibu-ibu mengalami peningkatan pengetahuan tentang manfaat dan cara penggunaan serta pengolahan lidah buaya menjadi makanan yang bergizi.
Kata Kunci: pemanfaatan lidah buaya, makanan bergiziReferensi
Wikipedia. 2020. Lidah Buaya. Diakses pada : https://id.wikipedia.org/wiki/Lidah_buaya.
Departemen Kesehatan. 1992. Minuman Kesehatan
Furnawathi, 2003. Daya Hambat Getah Lidah Buaya (Aloevera) tehadap pertumbuhan bakteri Streptococcus Mutans. Jurnal Kesehatan Gizi
Tim Merdekdotcom. 2018. 10 Manfaat Lidah Buaya Super Lengkap untuk Kesehatan Tubuhmu. Diakses pada : https://www.liputan6.com/citizen6/read/3558367/10-manfaat-lidah-buaya-super-lengkap-untuk-kesehatan-tubuhmu.
Pulungan. 2004. Membuat Effervescent Tanaman Obat. Surabaya. Trubus Agrisarana
Wahyono & Kusnandar. 2002. Lidah Buaya. Diakses pada : http://id.wikipedia.org/wiki/Lidah_Buaya
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).