Penyuluhan Tentang Bahaya Abortus Di SMA Negeri 1 Kairatu
DOI:
https://doi.org/10.33992/ms.v2i4.1368Abstract
References
Susanto T, dkk. Prevalence Of Factors Related To Active Reproductive Health Behavior: a cross-sectional study Indonesian adolescent. Epidemiology and Health. 2016; 38:e2016041:1-10.
Azwar, A. Kesehatan Reproduksi Remaja di Indonesia (Adolescent Reproductive Health in Indonesia), unpublished paper presented at the : National Congress of Epidemiology IX in Jakarta, 8 Nopember 2000.
Sarwono W., Sarlito. Apakah Seks Itu?. PT Bharata Karya Aksara. Jakarta.1986
De Lamater, John dan Sara M. Moorman. Sexual Behavior in Later Life. Journal of Aging and Health. 2007. 20 (10): 1-25.
Saifuddin, A. B. Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, 2006.
Nurhidayah DC. Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Respon Terhadap Kehilangan Pada Pasien Abortus. Purwokerto: FKIK; 2008.
Sneeringer KR. Billings DL. Roles Of Pharmacists In Expanding Access To Safe And Effective Medical Abortion In Developing Countries. Journal of public health policy Vol. 33, 2, 218-229.
Malanda N. Konsep Diri Remaja Yang Melakukan Aborsi. Depok: FPUG; 2012.
Anonim. Gugur Kandungan. Tersedia pada : http://id.wikipedia.org/wiki/gugurkandungan
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).