TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG CARA MEMELIHARA KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN KEJADIAN GINGIVITIS MASA PUBERTAS PADA SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 8 MANADO

Mustapa Bidjuni, I Ketut Harapan, Ni Luh Rizky Astiti

Abstract


A person's knowledge influences oral health maintaining. Lack of dental health knowledge causes a person to ignore dental and oral health problem which often occuring dental problems, such as gum inflammation (gingivitis). Gingivitis is an inflammation of the gingiva caused by plaque. Gingivitis can also occur due to changes in hormonal factors such as during puberty. Based on the results of the 2018 Basic Health Research, the proportion of dental and oral health problems in Indonesia was 57.6%, with characteristics of gingival/swollen gums of 14.0% and characteristics of gingival/bleeding gums of 13.9%. In North Sulawesi, the cases of gingiva/gums with swelling was 18.2% and gingiva/gums with bleeding was 20.4%.  Objective: The purpose of the study was to determine the relationship between the level of knowledge on maintaining oral health and the incidence of gingivitis during puberty in students. Methods: This type of research is an analytical survey with a cross sectional study approach. This research was conducted in May 2022 located at 8 State Junior High School Manado. The research sample was 40 people, the research instrument used were a structured questionnaire, set diagnosis, periodontal probe and format gingival index. The data obtained were analyzed using the product moment correlation statistic test. Result:   the result is p=value 0.144 (> 0.05 ) and r count = -0.235 < r table 0.320). The conclusion is that there is no correlation between the level of knowledge about maintaining oral health and the incidence of gingivitis during puberty. 


Keywords


Knowledge; Dental and Oral Health; Gingivitis; Puberty

Full Text:

PDF INDONESIA

References


DAFTAR PUSTAKA

Amaliya, Prasetyo, B., & Sopiatin, S. (2020). Gigiku Kuat, Gusiku Sehat. CV. Jejak.Sukabumi. diakses pada tanggal 7 Februari 2022.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. PT Asdi Mahasatya. Jakarta

Diah, D., Widodorini, T., & Nugraheni, N. E. (2018). Perbedaan angka kejadian gingivitis antara usia pra-pubertas dan pubertas di Kota Malang. E-Prodenta Journal of Dentistry, 2(1), 108-115. diakses pada tanggal 7 Februari 2022.

Eldarita, E. (2019). Pengaruh Masa Pubertas Terhadap Keadaan Gingiva Pada Remaja Usia 10-20 Tahun Di Puhun Pintu Kabun Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi. Menara Ilmu, 13(8). http://www.jurnal. umsb.ac.id/index.php/menarailmu/article/view/1491. diakses pada tanggal 7 Februari 2022.

Erwana, F. A. (2013). Seputar Kesehatan Gigi Dan Mulut. ANDI. Yogyakarta.

Fannada, F. (2018). Hubungan Pengetahuan Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Status Gingivitis Pada Siswa Sma Negeri 10 Semarang. Jurnal Kesehatan Gigi, 2(1). https://r2kn.litbang.kemkes.go.id/handle/123456789/57296 diakses tanggal 15 Juni 2022.

Ghofur, A. (2019). Pedoman Lengkap Kesehatan Gigi dan Mulut. Desa Pusaka Indonesia. Temanggung.

Hidayat, R. & Tandiari, A. (2016). Kesehatan Gigi dan Mulut-Apa yang Sebaiknya Anda Tahu? Andi Offset. Yogyakarta. diakses pada tanggal 8 Februari 2022.

Idaningsih, A., & Indriyani, Y. (2021). Psikologi Kebidanan. LovRinz. Cirebon. diakses pada tanggal 8 Februari 2022.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI. Jakarta.

Kumar, V., Abbas, A., & Aster, J. (2020). Buku Ajar Patologi Robbins- Edisi 10. Elsevier.Singapore. diakses pada tanggal 9 Februari 2022.

Mardiyantoro, F., Munika, K., Sutanti, V., Cahyati, M., & Pratiwi, A. (2018). Penyembuhan Luka Rongga Mulut. UB Press. Malang. diakses pada tanggal 9 Februari 2022.

Masturoh, I., & Anggita, N. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Jakarta. file:///D:/SUMBER%20KTI/Metodologi-Penelitian-Kesehatan SC.pdf. diakses pada tanggal 11 Februari 2022.

Mumpuni, Y., & Pratiwi, E. (2013). 45 Masalah dan Solusi Penyakit Gigi & Mulut. Rapha. Yogyakarta.

Musmiah, S., Rustaman, N., & Saefudin. (2019). Selamat Datang Masa Remaja. Deepublish.Yogyakarta.. diakses pada tanggal 11 Februari 2022.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta.

Pertiwiningsih, B. I. (2016). Kesehatan Masyarakat Kesehatan Gigi dan Mulut. PT. Borobudur Inspirasi Nusantara. Surakarta.

Putri, M., Herijulianti, E., & Nurjannah, N. (2011). Ilmu Pencegahan Penyakit Jaringan Keras dan Jaringan Pendukung Gigi. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.

Setyaningsih, D. (2019). Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut. Loka Aksara. Tangerang.

Suhardi. (2021). Risalah Filsafat Pengetahuan. Cv Pusdikra Mitra Jaya. diakses pada tanggal 12 Februari 2022.

Suryani, L. (2021). Hubungan Pengetahuan Kebersihan Gigi dengan Gingivitis Pada Wanita Pubertas di MTSS Babah Krueng. Jurnal Mutiara Ners, 4(1),1-4. diakses pada tanggal 7 Februari 2022.

Susanto, A. (2018). Kesehatan Gigi Dan Mulut. Sunda Kelapa Pustaka. Jakarta.

Trisnawati, S., Praptiningsih., Hidayati. (2022). Kurikulum Prototipe Sebagai Opsi Pendidikan Di Indonesia.Tahta Media. Jakarta




DOI: https://doi.org/10.33992/jkg.v10i2.2750

Refbacks

  • There are currently no refbacks.